Dugaan PDIP Jatim soal Motif Pelaku Vandalisme Lambang Partai di Pacitan

Faiq Azmi - detikNews
Rabu, 25 Agu 2021 11:07 WIB
Aksi vandalisme terjadi di Kantor DPC PDIP Pacitan, Jalan WR Supratman. Ada 3 coretan di sana, semuanya bertuliskan PKI.
Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi/Foto: Faiq Azmi/detikcom
Surabaya - Aksi vandalisme terjadi di Kantor DPC PDIP Pacitan, Jalan WR Supratman. Ada 3 coretan di sana, semuanya bertuliskan 'PKI'.

Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi mengatakan, aksi vandalisme tersebut telah dilaporkan ke pihak berwajib. Ia menduga, pelaku vandalisme membutuhkan bantuan PDIP.

"Iya bisa saja bahwa itu terus kemudian tangan jahil bisa. Tapi terus kemudian bahwa itu ada orang yang pingin melapor atau orang (minta) bantuan ke kantor partai, tapi terus kemudian karena tidak ada orangnya jadi nelangsa, emosi, kemudian melakukan perbuatan seperti itu. Jadi kita jangan suudzon, jadi kita mau dimintai tolong, tapi gak ada orangnya, jadi mereka emosi," ujar Kusnadi di Kantor DPRD Jatim, Rabu (25/8/2021).

Kusnadi mengaku, belum mengetahui persis apa motif pelaku vandalisme itu. Vandalisme itu disebutnya terjadi karena kantor partai tengah kosong.

"Tidak tahu itu apa mereka tidak suka kepada PDIP atau ya memang mereka itu (minta) ada bantuan dari PDIP, mereka sampai situ, sampai di kantor kosong, terus jengkel, jadi bisa-bisa aja," imbuhnya.

Pria yang juga Ketua DPRD Jatim ini telah menginstruksikan kader di bawah, agar tidak reaktif untuk menyikapi aksi vandalisme tersebut. Ia juga meminta, kader PDIP di daerah menjaga kantornya masing-masing, agar tidak terjadi kejadian serupa di masa mendatang.

"Kita tempuh aja jalur hukum untuk melaporkan peristiwa itu. Itu pembelajaran bagi kami, pengurus partai ini, marilah lambang partai itu selalu diperhatikan, selalu dijaga. Apalagi kantor sekretariat jangan dibiarkan kosong lah, apalagi ini masa pandemi," ungkapnya.

"Jadi saya minta buat jadwal menjaga kantor partai selama 24 jam non-stop, jangan sampai ada lagi peristiwa itu. Beberapa waktu lalu juga di Blitar terjadi seperti itu. Kenapa terjadi? karena kantor partai kosong," sambungnya.

Kusnadi menambahkan, pihaknya mengapresiasi aparat berwajib, yang telah menindaklanjuti laporan partai. Ia berharap, pelaku vandalisme segera ditemukan. (sun/bdh)