Begini Dokter Gunawan Saat SMA, yang Kini Disebut Penyelamat Deddy Corbuzier

Charolin Pebrianti - detikNews
Selasa, 24 Agu 2021 22:51 WIB
Dokter Gunawan
Dokter Gunawan/Foto: YouTube Deddy Corbuzier
Ponorogo -

Dokter Gunawan merupakan salah satu dokter yang membantu Deddy Corbuzier berjuang melawan badai sitokin akibat COVID-19. Dokter ini lahir dan besar di Ponorogo.

Kebaikan dokter Gunawan sampai ke telinga Deddy lewat perawat. Sebab, para perawat sering menceritakan kemurahan hati dokter Gunawan yang sering membantu para pasien.

Dokter Gunawan asal Ponorogo. Dia merupakan alumni SMAN 1 Ponorogo sebelum melanjutkan kuliah di Universitas Indonesia.

Dokter yang saat ini praktik di RS Medistra Jakarta itu lahir di Ponorogo tahun 1981 dari pasangan Endang Wahyuni dan Untung. Orang tuanya merupakan pemilik bengkel Gunawan Motor.

Salah satu teman seangkatan dr Gunawan saat di SMAN 1 Ponorogo, Adri Timor Wijayanto mengatakan Gunawan adalah sosok yang sederhana dan menonjol.

"Tidak membedakan teman. Dia memang dari kalangan kaya. Tapi istilahnya grapyak (ramah) sama siapa pun ya," terang Adri kepada wartawan, Selasa (24/8/2021).

Adri menambahkan, Dokter Gunawan semasa SMA punya julukan unik. Biasanya dipanggil Gunawan Basket. Pasalnya, nama Gunawan tergolong pasaran. Sehingga untuk membedakan dipanggil 'Gunawan Basket'.

"Kan dia hobinya main basket juga. Makanya dibilang Gunawan Basket," ujar Adri.

Sementara salah satu wali kelas Gunawan semasa SMA, Sri Utomo Budi menjelaskan Gunawan termasuk anak yang baik. Terhadap guru pun tawadu, sopan dan disiplin. Cara bicaranya kalem dan santun.

"Satu lagi, puinter," jelas Utomo.

Gunawan termasuk siswa yang berprestasi sebab lulus dari SMA langsung diterima di Kedokteran UI lewat jalur prestasi nilai rapor. Bersama rekannya, Gunawan tidak membeda-bedakan.

"Ada temannya yang kekurangan, Gunawan pasti menolong. Kalau ada giat atau baksos tak jarang Gunawan Motor jadi sponsor," papar Utomo.

Menurutnya, saat Dokter Gunawan berhasil meraih cita-citanya menjadi dokter, para guru tidak kaget. Sebab, Gunawan memang pintar dan menonjol. Selain itu, faktor X seperti sikap tawadu kepada guru bisa menjadi penyebab keberhasilan.

"Harapannya untuk anak-anakku semua ya bahwa keberhasilan ada faktor X. Yang tidak bisa dilepas. Sikap tawadu, berbagi bisa diteladani," pungkas Utomo.

(sun/bdh)