Inovatif, Pelajar SD di Surabaya Ini Mampu Sulap Bidara Jadi Produk Kecantikan

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 22 Agu 2021 11:11 WIB
pelajar di surabaya sulap bidara jadi bermacam produk
Qiara, pelajar kelas 5 SD yang mampu sulap bidara jadi berbagai macam produk (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Selama sekolah tatap muka dialihkan daring karena pandemi COVID-19, bukan berarti tidak bisa mengembangkan ide dan inovasi. Meski mempunyai keterbatasan sekolah secar alangsung namun Qiara Azrine Ferlisa Baskoro, pelajar SDN Dukuh Pakis 3 Surabaya mampu menyulap tanaman Bidara menjadi masker dan sabun.

Tanaman bidara sendiri memiliki banyak manfaat. Selain dipercaya dapat menepis gangguan jin dan sihir, tanaman bidara juga mempunyai manfaat untuk kesehatan tubuh.

Seperti menurunkan risiko diabetes, melancarkan pencernaan, mengobati flu, mempercepat penyembuhan luka, hingga baik untuk kesehatan kulit. Banyaknya manfaat dari tanaman bidara membuat Qiara membudidayakan tanaman tersebut di halaman rumahnya.

"Aku lihat di lingkungan sekitar itu jarang ada orang yang menanam tanaman bidara. Terus aku cari tahu soal tanaman bidara, ternyata manfaatnya banyak untuk kesehatan," kata Qiara kepada wartawan, Minggu (22/8/2021).

Pelajar 11 tahun ini menceritakan awal mulanya ia membudidayakan bidara. Awlamya ia membeli biji tanaman bidara dan menanamnya ke dalam 50 pot kecil. Ia mulai membudidayakannya pada Februari 2021.

Selain membudidayakan, Qiara juga menyulap tanaman bidara menjadi berbagai macam produk herbal yang kaya manfaat bagi kesehatan dan tubuh. Seperti sabun cair, Sabira (sabun herbal bidara), Maskira (masker herbal bidara), dan wedang bidara.

Siswa yang duduk di kelas 5 ini menyebut, jika masker bidara buatannya memiliki banyak manfaat untuk kulit wajah. Yaitu membantu mencerahkan, menghaluskan, melembabkan kulit, hingga menghilangkan bekas jerawat.

"Untuk proses pembuatannya, daun bidara di cuci bersih, setelah itu dijemur di bawah sinar matahari sampai kering. Selanjutnya dihaluskan menggunakan blender. Setelah halus, masker bidara bisa langsung digunakan dengan ditambahkan air mawar," jelasnya.

Sementara untuk proses pembuatan wedang bidara, pertama daun bidara dicuci bersih dan dikeringkan. Setelah daun kering, ditambahkan secang, sereh, air dan gula batu. Lalu direbus hingga mendidih dan siap disajikan.

"Kalau untuk wedang ini bisa menghangatkan tubuh dan meningkatkan imunitas tubuh. Jadi cocok dikonsumsi saat pandemi seperti sekarang. Lalu untuk Sabira, juga bisa digunakan untuk scrub," ujarnya.

Selain mengolahnya, Qiara juga menjual produk dari olahan tanaman bidara di media sosial seharga Rp 10 ribu. Dalam setiap pembelian masker bidara sudah mendapatkan air mawar.

Bahkan kini, tanaman bidara yang dimiliki bocah 11 tahun ini mencapai 1.758 tanaman. Qiara mengaku untuk membudidayakan tanaman bidara ini cukup mudah. Pasalnya, tanaman bidara akan tumbuh di daerah kering dan panas.

"Kondisi Surabaya seperti sekarang ini kan cocok kalau digunakan untuk membudidyakan tanaman bidara. Apalagi belum banyak yang mengetahui tanaman bidara. Jadi saya ingin menyosialisasikan ke warga juga," cerita Qiara

Berkat kreatifitas dan kepeduliannya untuk menghijaukan bumi, Qiara berhasil menjadi finalis Putri Lingkungan Hidup 2021 tingkat SD yang diselenggarakan oleh Tunas Hijau.
"Semoga lebih banyak masyarakat yang tergerak untuk menanam dan menjaga bumi ini," harap Qiara.

(iwd/iwd)