Pemkab Kediri Terus Tekan Angka COVID-19 dan Genjot Kesembuhan Pasien

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Rabu, 18 Agu 2021 18:15 WIB
Bupati Kediri
Bupati Kediri memimpin rakor penanganan COVID-19 (Foto: Dok. Pemkab Kediri)
Kediri -

Pemkab Kediri menggelar rapat koordinasi penanganan COVID-19 di Pendopo Panjalu Jayati. Hal yang dibahas adalah penanganan COVID-19 yang terus dimasifkan meski tren kasusnya saat ini cenderung turun.

Rapat yang dihadiri oleh Forkopimda dan Kepala RSUD Kediri tersebut membahas upaya menekan angka penyebaran, terutama menggenjot proses treatment. Treatment ini dilakukan dengan menggalakkan telemedicine dengan WhatsApp dengan dokter pendamping di tiap kecamatan.

"Jadi, kita sudah memutuskan apa-apa saja langkah strategis untuk menekan angka COVID-19. Terutama bagaimana menggenjot dan meningkatkan kesembuhan pasien," kata Bupati Kediri Handindhito Himawan Pramana, Rabu (18/8/2021).

Bupati KediriBupati Kediri memimpin rakor penanganan COVID-19 (Foto: Dok. Pemkab Kediri)

Pemkab juga menjamin ketersediaan obat untuk mendukung penyembuhan pasien terutama yang menjalani isolasi mandiri dengan metode telemedicine tersebut.

"Kita bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia dan Ikatan Apoteker Indonesia Kabupaten Kediri, terdapat 27 Apotek yang tersebar di Kabupaten Kediri dan ketersediaan obatnya aman," imbuh bupati yang akrab disapa Mas Bup ini.

Menurut PLT Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Ahmad Khotib kondisi COVID-19 di Kabupaten Kediri juga mulai menurun. "Dibanding akhir Juli dan Awal Agustus, pertengahan Agustus ini angka COVID-19 menurun drastis," tutur Khotib.

Bed Occupancy Ratio (BOR) di Kabupaten Kediri, tambah Khotib, menunjukkan rasio yang baik. "Hari ini (18/7) kita mencapai angka 58,9 %. Ini menunjukkan jumlah pasien di Kabupaten Kediri yang dirawat di Rumah Sakit juga berkurang," imbuh Khotib.

Hal ini juga didukung dengan sudah difungsikannya gedung Paviliun VVIP RS SLG dengan jumlah bed 68 tempat tidur. "Sedangkan untuk RSDS akan difungsikan dalam 1-2 minggu ini. Sedang dalam proses ACC Nota dinas. Setelah semua acc alkes dan nakes akan segera dipindah ke SKB sebagai RSDS Kabupaten Kediri," pungkas Khotib.

(iwd/iwd)