Saat Gus Ipul Terbius Tingkah Polah Hiu Paus

Muhajir Arifin - detikNews
Jumat, 13 Agu 2021 22:13 WIB
hiu paus
Saat Gus Ipul melihat hiu paus (Foto: Muhajir Arifin)
Kota Pasuruan -

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengajak sejumlah pejabat melihat hiu paus yang ada di Perairan Pasuruan. Gus Ipul menyebut keberadaan kawanan hiu paus merupakan salah satu potensi bahari yang bisa menarik wisatawan.

Gus Ipul bersama nelayan dan pejabat menuju tengah laut dengan perahu dari Pelabuhan Pasuruan. Rombongan menuju satu banjang kambang, atau alat penangkap ikan teri milik nelayan.

Di atas banjang, Gus Ipul yang juga didampingi Wakil Wali Kota Adi Wibowo memimpin pengibaran bendera merah putih di tengah lautan. Setelah pengibaran merah putih, dilanjutkan pemotongan tumpeng dan pembagian sembako untuk nelayan.

Rombongan kemudian berkeliling di laut dan menemukan seekor hiu paus muncul ke permukaan. Ikan sepanjang 5 meter itu berenang tenang meski didekati beberapa perahu.

hiu pausHiu paus di perairan Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin)

Gus Ipul dan rombongan bisa menyaksikan dari dekat hiu paus. Rombongan sangat menikmati dan terkesima dengan tingkah pola satwa dilindungi tersebut.

"Kita bersyukur ya menjelang 17 Agustus bersama dandim, kapolres dan unsur forkopimda, nelayan pokdarwis, karang taruna dan tokoh masyarakat sekitar pelabuhan untuk melihat potensi bahari. Kita punya potensi luar bisa," kata Gus Ipul di atas perahu, Jumat (13/8/2021).

"Dalam perjalanan kita ketemu hiu tutul yang selama ini saya sendiri baru lihat dari media, sekarang bisa ketemu langsung. Alhamdulillah cukup menarik untuk jadi salah satu daya tarik wisata bahari kita," terang Gus Ipul.

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur menyinggung salah satu program pemerintahannya fokus mengembangkan kawasan wisata terintegrasi, yakni wisata religi, sejarah dan bahari.

"Kami tadi sempat diskusi, ada usul, bisa juga membangun restoran terapung. Di sana disajikan produk kuliner istri nelayan Pasuruan. Ada juga kapal wisata yang aman bisa berputar-putar. Hiu tutul yang muncul setiap tahun pada bulan-bulan tertentu bisa menjadi sajian khusus wisata bahari," terangnya.

Dengan demikian nelayan tak hanya menggantungkan pada ikan tangkap, tapi juga wisata. Sehingga perekonomian nelayan tetap bergerak meski saat tangkapan sepi.

Hiu paus muncul setiap tahun di Perairan Pasuruan sekitar bulan Juli-September. Bila beruntung, warga bisa menemukan ikan ini bergerombol hingga 10 ekor.

(iwd/iwd)