Penerima Paket Sabu Dari Malaysia ke Madura Ternyata Kakak Beradik

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 10 Agu 2021 14:45 WIB
Polda gagalkan penyelundupan sabu 441 gram sabu dari Malaysia, Selasa (10/8/2021).
Polisi gagalkan penyelundupan sabu 441 gram sabu dari Malaysia (Foto: dok Polda Jateng)
Surabaya -

Kakak beradik asal Bangkalan, Madura, TM (41) dan TS (37) diamankan polisi lantaran menerima paket sabu dari Malaysia. Paket berisi sabu 441,21 gram dikirim oleh suami TS, Mathori dari Malaysia lewat ekspedisi.

Kedua tersangka yakni TM (41) yang sehari-hari merupakan seorang petani dan TS (37) ibu rumah tangga.

Dari informasi yang dihimpun, paket berisi sabu itu dibungkus dalam botol susu bekas dan dikirim oleh Mathori. Untuk mengelabui petugas, botol susu bekas tersebut disamarkan dengan sejumlah benda bekas dan makanan.

"TS ini adiknya si TR, mereka yang menerima paket dari Mathori. Barang buktinya yang kita amankan dalam satu botol minuman kemasan bekas susu," kata Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Hanny Hidayat saat dikonfirmasi detikcom di Surabaya, Selasa (10/8/2021).

Saat ditanya berapa kali kakak beradik ini melakukan aksinya, Hanny menyebut tersangka mengaku baru sekali. Namun, pihaknya menduga hal ini sudah dilakukan beberapa kali.

"Biasanya maling atau pelaku kan tidak pernah mengaku berapa kali melakukan aksinya. Pengakuannya ke polisi ya cuma sekali ini, tapi saya kira pelaku sudah lebih dari sekali melakukan penyelundupan ini. Penyelundupannya mengirim paket berisikan barang bekas dan makanan itu," paparnya.

Sementara itu, saat ditanya siapa yang nanti akan mengedarkan barang haram ini ke pembeli, Hanny mengaku masih mendalami hal ini

"Ini masih kita dalami apakah ada orang lain yang mengedarkan atau tidak," pungkasnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan paket sabu seberat 441,21 gram melalui ekspedisi di Semarang, Jawa Tengah dari Malaysia. Paket sabu yang dikirim dengan tujuan ke Madura, Jawa Timur, itu

"Salah satu paket diduga berisi Narkotika Golongan I Jenis Metamfetamina/Sabu, yang disamarkan dengan tumpukan baju bekas, perkakas alat rumah, makanan ringan," ujar Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Lutfi Martadian dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).

Lutfi mengatakan awalnya polisi mendapat laporan dari Petugas Bea Cukai Kanwil Jateng & DIY terkait adanya empat paket terbungkus kardus dari sebuah ekspedisi di Kota Semarang dari Malaysia.

Penelusuran dilakukan dengan control delivery hingga paket diterima oleh orang yang dituju di Jawa Timur.

"Setelah sampai Madura dekat alamat penerima, kurir menghubungi penerima paket, setelah penerima menandatangani bukti tanda terima paket dan menerima paket, petugas dari Polda Jateng bersama Polda Jatim langsung melakukan penangkapan terhadap penerima paket sesuai resi yang dimaksud yaitu TM dan TS," ujarnya.

Sementara itu TM dan TS beserta 4 paket Kargo berada di Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan semua isi paket dan pengembangan.

(hil/iwd)