Jadi Tersangka, Pemilik SMA Selamat Pagi Indonesia Segera Diperiksa

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 05 Agu 2021 19:16 WIB
sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) di Batu
SMA Selamat Pagi Indonesia (Foto file: Muhammad Aminudin/detikcom)
Surabaya -

Polda Jatim menetapkan JE pemilik SMA Selamat Pagi Indonesia di Kota Batu tersangka kasus kekerasan seksual terhadap anak didiknya. Apakah polisi akan menetapkan tersangka lainnya?

"Kita lihat dari hasil perkembangan nanti. Yang jelas hasil hari ini, penyidik menyatakan (JE) sudah ditetapkan sebagai tersangka," terang Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Kamis (5/8/2021).

Menurut Gatot, JE ditetapkan sebagai tersangka usai gelar perkara yang dilaksanakan hari ini. Selanjutnya, setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik akan memeriksa lebih lanjut tersangka.

"Dari hasil gelar perkara. Dan nanti akan ditindaklanjuti dengan penyidikan selanjutnya untuk pemeriksaan yang bersangkutan," kata Gatot.

Sebelumnya, Polda Jatim melakukan gelar perkara kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan pemilik sekolah SPI di Batu berinisial JE. Hasil gelar perkara ini nantinya akan menentukan nasib JE.

Gelar perkara dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB di Gedung Ditreskrimum Polda Jatim. Turut dihadirkan satu saksi korban didampingi Komnas PA.

Secara terpisah Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait mengapresiasi pihak Polda Jatim. Sebab pihaknya sudah menantikan ini selama 67 hari. Dan penetapan tersangka akhirnya terlaksana usai gelar perkara.

"Sangat luar biasa dan saya apresiasi yang sangat tinggi kepada Polda Jatim walaupun 67 hari yang kita tunggu-tunggu. Ternyata mereka punya sikap yang berkeadilan bagi korban," tutur Arist.

Usai penetapan tersangka ini, Arist berharap, JE dan seluruh berkas perkara segera dilimpahkan ke Kejaksaan dan dinyatakan P21 atau lengkap dan masuk persidangan.

"Hendaknya minggu depan diserahkan dokumen dan maupun pelaku serta data-data dan dokumen dari polisi sudah menjadi P21. Dan bisa diteruskan ke pengadilan. Jadi sekali lagi, terima kasih," tandas Arist.

Simak juga 'Pentingnya Pendidikan Seksual Sejak Dini untuk Cegah Pelecehan':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)