Selama Juli 2021, 8 Acara Hajatan di Madiun Digagalkan Saat PPKM Darurat

Sugeng Harianto - detikNews
Rabu, 04 Agu 2021 08:40 WIB
Satpol PP Kab Madiun Gagalkan 8 Warga yang Akan Hajatan Saat PPKM
Resepsi hajatan digagalkan petugas gabungan/Foto: Istimewa (Satpol PP Kabupaten Madiun)
Madiun -

Satpol PP Kabupaten Madiun menggagalkan 8 acara hajatan dan resepsi pernikahan yang digelar warga. Mereka akan menggelar resepsi pernikahan saat PPKM.

"Sudah ada 8 warga yang ingin nekat menggelar resepsi hajatan pernikahan kita gagalkan. Tim Satgas benar-benar bekerja keras untuk mencegah kerumunan yang memicu penyebaran COVID-19," ujar Bupati Madiun H. Ahmad Dawami saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (4/8/2021).

Resepsi pernikahan tersebut, kata Kaji Mbing, sapaan akrab Bupati Madiun, digagalkan sejak awal Juli 2021. Upaya ini terus dilakukan dan berlanjut seiring PPKM level 4 diperpanjang hingga 9 Agustus 2021.

"Pencegahan kegiatan hajatan dilakukan pendekatan secara individu ataupun pribadi secara humanis kepada pelaku hajatan. Jadi tidak ada kekerasan," imbuh Kaji Mbing.

Sementara Kepala Satpol PP Pemkab Madiun, Didik Hariyanto mengaku hajatan 8 titik yang digagalkan di antaranya warga Desa Klecorejo, Mejayan, Pilangkenceng, Desa Pacinan dan Gading Kecamatan Balerejo, Desa Suluk kecamatan Dolopo dan beberapa desa lainnya.

"Alhamdulillah kita berhasil membatalkan hajatan yang berpotensi kerumunan, total selama PPKM ada 8," jelas Didik.

Didik menambahkan pendekatan ini dilakukan bersama Polri dan TNI dengan cara humanis. Hal ini bagian dari amanat Menteri Dalam Negeri dalam kebijakan PPKM Darurat.

"Artinya, setelah sebelumnya dilakukan edukasi kepada masyarakat tentang disiplin protokol kesehatan, terutama dalam hal memakai masker. Jadi kegiatan ini sebagian dari amanat Instruksi Menteri Dalam Negeri, tentang kebijakan PPKM Darurat, setelah sebelumnya kita gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang disiplin prokes," tandas Didik.

(fat/fat)