PPKM Diperpanjang, Ribuan Perlengkapan Tanggulangi COVID-19 Disebar di Madiun

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 16:30 WIB
PPKM Diperpanjang, Ribuan Perlengkapan Penanggulangan COVID-19 Disebar di Madiun
Foto: Sugeng Harianto
Madiun -

PPKM Darurat diperpanjang hingga 9 Agustus. Kabupaten Madiun satu dari 30 darah masuk level 4. Ribuan perlengkapan sarana prasarana penanggulangan COVID-19 disebar di seluruh desa.

"Hari ini kita akan menyalurkan atau mendistribusikan saranan prasarana untuk disebar di seluruh Kampung Tangguh di Kabupaten Madiun. Total 136 kampung tangguh," ujar Kapolres Madiun, AKBP Jury Leonard Siahaan saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (3/8/2021).

Ribuan sarana dan prasarana yang didistribusikan, kata Jury, ada 17 item dengan jumlah terbanyak masker mencapai 16.200. Bantuan lain di antaranya disinfektan, tabung alat semprot punggung, hand sanitezer serta baju APD.

"Bantuan yang didistribusikan berupa 405 liter disinfektan, 135 tabung alat semprot punggung, 540 unit hand sanitizer, 405 set baju APD, 16.200 buah masker, 540 kotak sarung tangan non steril, 405 pasang sepatu boat," kata Jury.

Selain itu, ada 405 unit kacamata atau face shield, 540 kotak tisu kering, 675 liter sabun cair, 135 unit thermo gun, 270 buah tempat cuci tangan. Ada juga 675 lembar banner atau pamphlet KTS, 135 unit struktur organisasi Satgas COVID-19, 135 unit cetak modul dan buku penunjang KTS, 675 lembar stiker KTS dan 135 pack ballpoint," imbuhnya.

Jury mengatakan, bantuan perlengkapan saranan prasarana tersebut diberikan ke tiga pilar di desa, Polri-TNI dan perangkat desa instansi, yang tujuannya untuk memfasilitasi dan menunjang pekerjaan khususnya dalam pencegahan dan penanggulangan COVID-19," jelasnya.

Jury menambahkan, Polres bersama Kodim 0803 Madiun dan PemKab Madiun, terus berupaya menghentikan penyebaran COVID-19. Operasi Yustisi, vaksinasi masal dan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat terdampak di masa pandemi COVID-19.

"Kita bersama tiga pilar Polri-TNI dan PemKab Madiun tetap semangat melawan COVID-19. Menjelang HUT Indonesia yang ke -76, masyarakat Kabupaten Madiun sudah kita imbau memasang bendera merah putih sebagai simbol perang melawan pandemi," tandasnya.

Sementara Bupati Madiun H. Ahmad Dawami menuturkan pihaknya gencar sosialisasi prokes ke wali murid untuk memerangi COVID-19 bersama TNI-Polri. Edukasi ini agar proses belajar mengajar bisa segera dilakukan tatap muka.

"Kita bersama tiga pilar ini gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelajar dan orang tua murid soal prokes. Tujuannya agar pandemi COVID-19 segera berakhir. Sehingga proses belajar mengajar berjalan normal dengan tatap muka. Kasihan anak-anak," tegas Kaji Mbing sapaan akrab Bupati Madiun.

(fat/fat)