Stok Vaksin Sempat Kosong, Vaksinasi di Lamongan Langsung Dikebut

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 03 Agu 2021 15:45 WIB
Vaksinasi di Lamongan Ditunda
Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan -

Di tengah upaya melakukan percepatan vaksin dengan target 70 persen, stok vaksin di Lamongan kosong. Bahkan, Dinkes Lamongan sempat mengumumkan penundaan vaksinasi tahap kedua melalui laman media sosialnya.

Wakil Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Lamongan Muhammad Nalikan membenarkan. Namun, kata Nalikan, stok vaksin datang meski tidak mencukupi untuk semua orang yang akan melakukan vaksin tahap 2.

"Semalam datang 240 vial di mana tiap vial untuk 10 dosis penyuntikan. 140 Vial untuk dosis 2, 100 vial untuk pelajar. Ada juga yang program vaksin presisi melalui polres 163 vial yang penyuntikannya disinergikan antara polres dengan pemda," kata Muhammad Nalikan saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (3/8/2021).

Hari ini, jelas dia, masih ada pelaksanaan vaksinasi tahap kedua meski jumlah vaksin tidak mencukupi Pelaksanaan vaksin didahulukan sesuai yang sudah masuk jadwal karena memang kekurangan vaksin.

"Data per 29 Juli kebutuhan vaksin di Lamongan sebanyak 1.605 vial sehingga pelaksanaannya didahulukan sesuai yang sudah masuk jadwal," ujarnya.

Secara terpisah, Kadinkes Lamongan Taufik Hidayat membenarkan pelaksanaan vaksin sempat tertunda. Pihaknya, sudah melaporkan kekurangan vaksin ini secara periodik ke pemerintah pusat.

"Sudah terlapor secara periodik via TI. Lamongan target wajib vaksin sekian, dosis 1 sudah sekian, kurang sekian. Dosis 2 sekian, jadwal selanjutnya tanggal sekian, itu sudah kita laporkan dan kemarin disampaikan kalau minggu ini akan datang," jelasnya.

Taufik mengungkapkan, total sasaran vaksin di Lamongan baru tercapai sekitar 16 persen dari total sasaran 1.063.543. Setiap kali vaksin datang, pihaknya langsung menggelar vaksinasi sesuai sasaran dan target.

"Jadwal sampai akhir minggu ini seharusnya ada 14.205 untuk vaksinasi tahap kedua," pungkasnya.

(fat/fat)