Penyandang Disabilitas di Banyuwangi Dapat Sembako dan Bendera Merah Putih

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 02 Agu 2021 11:51 WIB
Polisi Banyuwangi kembali membagikan bantuan kepada masyarakat. Kali ini, giliran penyandang disabilitas yang mendapat bantuan sembako.
Penyandang disabilitas saat mendapat bantuan sembako/Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi - Polisi Banyuwangi kembali membagikan bantuan kepada masyarakat. Kali ini, giliran penyandang disabilitas yang mendapat bantuan sembako.

Total ada 1.000 paket sembako yang dibagikan ke kaum disabilitas di Banyuwangi. Pembagian digelar secara simbolis oleh Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu, beserta Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Akhmad Fani Rakhim kepada perwakilan disabilitas di Mapolresta Banyuwangi, Senin (2/8/2021).

Tak hanya sembako, mereka juga menerima Bendera Merah Putih sebagai semangat kebangsaan dalam melawan COVID-19, menjelang HUT RI ke-76.

"Ini menjadi tanggung jawab kami untuk memberikan bantuan kepada saudara-saudara kami disabilitas. Mereka telah berjuang di tengah pandemi ini," ujar Nasrun kepada wartawan.

Total ada 1.000 bingkisan yang dibagikan kepada disabilitas di Banyuwangi. Bingkisan itu bakal didistribusikan melalui polsek jajaran dan beberapa satuan, secara door to door.

"Untuk mencegah kerumunan kita bagikan secara door to door. Tentu bisa menjadi penyambung hidup di masa pandemi yang panjang ini," imbuhnya.

Kapolresta juga memberikan semangat kepada kaum disabilitas Banyuwangi untuk tetap berkreasi dalam segala bidang. "Jangan patah semangat. Terus berkarya. Saya tadi juga lihat ada yang terus berkarya membuat sangkar burung. Sangat bagus. Tetap semangat," pungkasnya.

Selain memberikan sembako, polisi juga memberikan Bendera Merah Putih kepada disabilitas. Ini sebagai simbol semangat kebangsaan bersama-sama berperang melawan COVID-19.

"Ada Bendera Merah Putih untuk memberikan semangat kepada saudara kami disabilitas. Tetap berkarya dengan keterbatasan," ujar Kompol Akhmad.

Tak lupa, polisi juga meminta kepada penyandang disabilitas di Banyuwangi untuk mengkampanyekan hidup bersih dan taat dengan protokol kesehatan. "Ini semua agar kita terhindar dari penularan COVID-19. Badan sehat dan tidak menularkan ke keluarga," terangnya.

Salah seorang penyandang disabilitas di Banyuwangi, Sunaryo mengaku bersyukur mendapatkan bingkisan sembako dari polisi. Di tengah pandemi ini, dirinya berharap masyarakat bisa menerima karya warga disabilitas dan membeli produk-produk mereka yang dijual.

"Tentu dengan keterbatasan kami ini menciptakan sebuah karya itu luar biasa. Meski kami memiliki keterbatasan, kami tetap warga Indonesia yang cinta Tanah Air," ujarnya. (sun/bdh)