Pekerja Seni Mojokerto Kibarkan Bendera Merah Putih Meski Terpukul Pandemi

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 17:57 WIB
Puluhan Pekerja Seni Kibarkan Bendera Merah Putih di Candi Brahu Mojokerto Meski Terpukul Pandemi COVID-19
Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto -

Pukulan keras pandemi COVID-19 tak membuat para pekerja seni dan budayawan di Kabupaten Mojokerto menyerah begitu saja. Mereka mengibarkan bendera merah putih menyambut HUT Kemerdekaan RI sekaligus menggelorakan semangat pantang menyerah menghadapi pandemi Corona.

Jeritan para pekerja seni dan budayawan yang terpukul pandemi COVID-19 langsung mendapatkan respons dari Polres Mojokerto dan Kodim 0815. Polisi bersama TNI menyalurkan bantuan sembako dan vitamin untuk meringankan beban mereka.

Pendistribusian bantuan untuk pekerja seni dan budayawan dipimpin langsung Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander. Kedatangannya bersama sejumlah anggota TNI disambut 30 pekerja seni dan budayawan di Candi Brahu, Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan.

"Kami berikan bantuan sembako dari TNI dan Polri. Kami ingin meringankan beban saudara-saudara kita para pekerja seni dan budayawan, di mana selama pandemi penghasilan mereka turun drastis karena bukan sektor esensial maupun kritikal," kata Dony kepada wartawan di lokasi, Jumat (30/7/2021).

Di situs purbakala peninggalan Majapahit itu, puluhan seniman dan budayawan kompak mengibarkan bendera merah putih sembari menyanyikan lagu Indonesia Pusaka. Aksi ini untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-76 sekaligus simbol semangat pantang menyerah menghadapi pandemi COVID-19 yang mereka gelorakan.

"Kami juga memberikan semangat untuk menyongsong HUT Kemerdekaan RI, dengan semangat merah putih kita bisa bersama-sama menghadapi pandemi COVID-19 dengan semangat gotong-royong dan pantang menyerah untuk selalu mematuhi prokes dan PPKM level 4," terang Dony.

Pada kesempatan itu, ia juga membeli beberapa lukisan karya pelukis lokal Mojokerto. "Karena karya seni mereka sulit terjual, kami berinisiatif membeli beberapa produk kesenian untuk membantu perputaran ekonomi mereka," jelas Dony.

Dari Candi Brahu, Dony dan anak buahnya mengunjungi para pemahat patung batu di Dusun Jatisumber, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan. Selain menyerahkan bantuan sembako dan vitamin, ia juga mengedukasi para perajin agar senantiasa disiplin mematuhi protokol kesehatan dan peraturan PPKM Level 4.

Mantan Kapolres Pasuruan Kota ini menegaskan, bantuan sembako dan vitamin akan terus disalurkan ke warga Mojokerto yang terdampak ekonomi pandemi COVID-19 maupun PPKM Level 4. Pendistribusian bantuan juga melibatkan jajaran polsek di wilayah hukumnya.

"Mudah-mudahan dengan semangat kebangsaan untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI kita bisa melaksanakan aturan pemerintah dengan baik, ditambah dengan kedisiplinan masyarakat mematuhi prokes dan mengurangi mobilitas semoga Kabupaten Mojokerto bisa pulih ke level dua, bahkan masuk zona hijau," tandasnya.

(fat/fat)