Surabaya Targetkan Herd Immunity pada September 2021

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 30 Jul 2021 08:09 WIB
Nakes di Kota Surabaya akan menjalani vaksinasi COVID-19 dosis ketiga. Mereka akan disuntik vaksin Moderna dari Amerika Serikat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi/Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Vaksinasi COVID-19 terus digencarkan di Kota Surabaya. Hingga saat ini, suntikan dosis pertama sudah mencapai 60 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Febrian Rachmanita mengatakan, Pemkot Surabaya menyasar 2.210.000 warga untuk divaksin agar mencapai herd immunity.

"Secara keseluruhan kurang lebih 1,4 juta dosis 1, sedangkan dosis 2, 700 ribuan. Target kita 2.210.000 sekian. Jadi sampai saat ini dosis 1 sudah 60 persen," kata Fenny, sapaan akrabnya di Gelora Pancasila, Kamis (29/7/2021).

"Target selesai saya harap Agustus selesai semua. Tapi vaksin ya gak ada. Insyaallah kalau 70 persen terbentuk herd immunity tapi tetap harus prokes," tambahnya.

Fenny mengatakan, saat ini kehabisan vaksin. Namun ia sudah mengajukan penambahan vaksin kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

"Kota Surabaya kehabisan vaksin, sehari target kita 30-50 ribu, bahkan pernah 55 ribu sehari. Saya sudah menghubungi Kemenkes, kemungkinan baru datang 28 Juli dari luar negeri. Kira-kira datang di Surabaya minggu depan. Itu Sinovac dan AstraZeneca. AstraZeneca kemarin sisa 3.000an," jelasnya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga mengatakan, Pemkot Surabaya masih menunggu kiriman vaksin dari Kemenkes. Berdasarkan informasi, Jawa Timur mendapat kiriman sekitar 800 ribu dosis.

"Hari ini turun 800 ribuan ke provinsi, namun kita gak tahu dapat berapa dari provinsi. Tapi, Pak Pangdam bilang ada data sekitar 900 ribuan hampir 1 juta vaksin dari Panglima TNI untuk Kota Surabaya. Sehingga kami laporkan bahwa tenaga kami siap jika mendapat vaksin," kata Eri.

Karena itu, ia masih optimis bahwa September nanti Surabaya mencapai herd immunity. "Masih lah (target herd immunity September). Harapan saya kalau satu juta bisa dilakukan di Surabaya dalam waktu beberapa hari ke depan, anggap saja 30 ribu per hari atau 40 ribu per hari, kita bisa mencapainya dalam waktu 20 hari. 20 hari bisa sampai Agustus akhir, penduduk Surabaya sudah tervaksin yang pertama," jelasnya.

"Tadi Pak Pangdam menyampaikan, ada 1 juta vaksin untuk Surabaya yang turun ke TNI. Sehingga nanti kita kolaborasi, ketika untuk Kota Surabaya kami pun akan siap seluruhnya nakes ada di sana. Karena buat kita, yang penting bagaimana vaksinasi bisa menyentuh warga Surabaya. Mau dari TNI, Polri, provinsi, yang penting buat warga Surabaya," pungkasnya.

Lihat Video: Jokowi: Segera Percepat Vaksinasi untuk Ciptakan Herd Immunity!

[Gambas:Video 20detik]



(sun/sun)