Jatim Siapkan Kado Herd Immunity untuk RI, Vaksinasi Sasar Mahasiswa

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 16:58 WIB
Pemprov Jatim tengah menyiapkan kado herd immunity untuk Hari Kemerdekaan RI. Kado ini bisa terwujud dengan memasifkan vaksinasi COVID-19.
Vaksinasi COVID-19 di Ubhara Surabaya/Foto: Hilda Meilisa Rinanda/detikcom
Surabaya -

Pemprov Jatim tengah menyiapkan kado herd immunity untuk Hari Kemerdekaan RI. Kado ini bisa terwujud dengan memasifkan vaksinasi COVID-19.

Setelah menggelar vaksinasi pada siswa di jenjang SMP hingga SMA, kali ini vaksinasi dilakukan dengan menyasar mahasiswa di Jatim. Salah satunya mahasiswa di Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya.

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta mengatakan, vaksinasi komunitas kepada mahasiswa atau serta tenaga pengajar bertujuan untuk mendukung program pemerintah membentuk herd immunity di lingkungan kampus. Diharapkan vaksinasi ini dapat mempercepat penanganan COVID-19.

"Kemarin kita telah melaksanakan kegiatan vaksinasi massal di Universitas Negeri Malang, Kemudian beberapa hari yang lalu di Surabaya melaksanakan vaksinasi di SMPN 1, SMPN 6, SMAN 2, SMAN 5 dan Trimurti. Kemudian minggu depan kita akan melakukan hal yang sama di Universitas Merdeka Malang dan Universitas Brawijaya," kata Nico saat meninjau vaksinasi massal di Ubhara Surabaya, Kamis (29/7/2021).

Vaksinasi COVID-19 di Ubhara dilakukan oleh tenaga vaksinator dari tim dokter Biddokes Polda Jatim, dan diikuti 1.000 mahasiswa. Namun, pelaksanaannya dibagi menjadi 4 tahap. Tiap tahapnya diikuti 250 mahasiswa.

"Sedangkan Pangkormada II juga melaksanakan kegiatan vaksinasi yang sama, pesertanya adalah masyarakat lingkungan sekitar, baik dari adik-adik mahasiswa maupun dari masyarakat," tambahnya.

Kepada para mahasiswa, Nico berpesan agar tetap menjaga prokes dan selalu menggunakan masker meski telah divaksin.

"Meskipun sudah divaksinasi saya minta kita semua tetap melaksanakan protokol kesehatan, karena pelaksanaan prokes merupakan senjata utama dalam menghadapi COVID-19. Dengan 5M memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan menghindari kegiatan yang tidak penting," pesannya.

"Saya titip pesan buat adik-adik bahwa menimba ilmu merupakan hal yang sangat penting bagi kita semua, sehingga dengan divaksin nanti situasi belajar mengajar mudah-mudahan lebih membaik. Semoga ke depan bisa dilaksanakan proses belajar mengajar tatap muka secara langsung. Namun karena situasi sekarang masih seperti ini, kita ikuti anjuran dari pemerintah. Sekarang tata cara belajar sekolah masih dilaksanakan melalui online atau daring," tambah Nico.

Selain itu, Nico juga berpesan kepada mahasiswa untuk menyampaikan kepada keluarganya yang belum vaksin, agar segera mendaftar ke Babinsa, Bhabinkamtibmas atau pun ke satuan TNI/Polri terdekat.

"Untuk Jawa Timur sendiri kita adalah salah satu provinsi yang tertinggi dalam melaksanakan vaksinasi COVID-19, ini tentunya berkat dukungan seluruh masyarakat yang memahami betul terkait dengan pentingnya vaksinasi, yang menjadi bagian dari strategi penanganan COVID-19, lalu yang terakhir mari kita semua berdoa mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Kuasa memberi kita kesehatan, kekuatan, sehingga kita bisa melaksanakan tugas ke depan lebih baik," pungkasnya.

(hil/sun)