Khofifah Sebut BOR RSU Soetomo Surabaya Mulai Melandai

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 29 Jul 2021 12:22 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa di RSU dr Soetomo
BOR RSU dr Soetomo (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Sidoarjo -

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyebut BOR (bed occupancy rate) rumah sakit di Jawa Timur mulai melandai. Salah satunya di RSU dr Soetomo.

"Kalau kita bisa lihat, ruang isolasi di rumah sakit itu sudah mulai pelandaian. Dulu di RSU Soetomo, 3 minggu lalu, banyak pasien-pasien yang mengantre ke IGD sampai ke selasar. Saat ini, setiap pagi saya minta cek untuk difoto dan di triase IGD Soetomo saat ini sudah lengang di IGD. Suasananya seperti itu," ujar Khofifah di Surabaya, Kamis (29/7/2021).

Secara umum, Khofifah menyebut, kondisi BOR ICU COVID-19 di Jatim terus menurun. Saat ini, BOR ICU COVID-19 Jatim berada di angka 78 persen. Pada awal-awal PPKM, BOR ICU berada di atas 80 persen. Sedangkan BOR isolasi COVID-19, saat ini terisi 74 persen.

"Tetapi ini, jangan anggap COVID-19 mau selesai. Tetap waspada, lakukan mitigasi bersama. Jajaran Forkopomda Jatim juga terus mengecek ruang isolasi terpusat. Untuk yang isolasi mandiri, agar ke isolasi terpusat agar terpantau dengan baik," terangnya.

Terpisah, Dirut RSU dr Soetomo Joni Wahyuhadi mengatakan, para pasien yang sebelumnya banyak di triase IGD, telah dimasukkan dalam ruang perawatan yang ada di kontainer.

"Setiap kontainer berisi 5 pasien. Kontainer-kontainer ini didesain jadi ruang perawatan, dan sangat membantu agar tidak terjadi penumpukan di IGD," terang Joni.

Joni menyebut, kapasitas bed COVID-19 di RSU dr Soetomo saat ini sebanyak 520 bed dan terisi sekitar 75 persen. Jumlah ini akan terus bertambah, seiring dengan pemanfaatan lahan pakir Soetomo sebagai ruang perawatan.

"Namun, sebesar-besarnya kapasitas rumah sakit tidak akan ada artinya, apabila di hulunya, penyebaran virus ini tidak ditekan. Kuncinya satu, protokol kesehatan, jauhi kerumunan, kurangi mobilitas," tegasnya.

Sementara dari data Satgas COVID-19 Jatim, kondisi BOR RS di Kota Surabaya saat ini sebesar 85,45 persen. Di Kota Surabaya, ada 60 rumah sakit rujukan, dengan total bed COVID-19 sebanyak 3.683.

(fat/fat)