Polisi Kediri Minta Apotik Ikut Awasi Pembelian Obat Terapi COVID-19

Andhika Dwi - detikNews
Rabu, 28 Jul 2021 14:58 WIB
Polisi Kediri Minta Apotik Ikut Awasi Pembelian Obat Terapi COVID-19
Petugas cek ketersediaan obat (Foto: Andhika Dwi/detikcom)
Kediri -

Polisi Kabupaten Kediri melakukan pengecekan dan pengawasan kelangkaan obat di sejumlah pedagang besar farmasi dan apotek. Pengawasan dilakukan sebagai tindak lanjut perintah Kapolri dan Kabareskrim di tengah pandemi COVID-19.

"Kegiatan ini dilakukan untuk menindaklanjuti perintah Kapolri dan Kabareskrim serta Kapolda Jatim sebagaimana Keputusan Menkes/4826/2021 tentang (HET/harga eceran tertinggi) obat dalam masa pandemi COVID-19," kata Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono, Rabu (28/7/2021).

Dalam pengecekan dan pengawasan ini, pihaknya juga telah melakukan sejumlah koordinasi dengan pihak apotek untuk turut serta melakukan pengawasan.

Menurut Lukman, pihaknya memprioritaskan pengawasan obat untuk COVID-19. Dia menyebut tak ragu menindak bila ditemukan adanya penimbunan atau ketidaksesuaian obat jenis itu.

"Kami juga telah memerintahkan anggota agar segera melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Disperindag, BPOM untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap antisipasi kenakalan penjual obat. Kami harapkan obat ini bisa digunakan untuk masyarakat kecil yang membutuhkan di tengah pandemi COVID-19," tambahnya.

Dari hasil pengawasan di wilayah hukum Polres Kediri Kabupaten, jelas dia, obat jenis invermectin diketahui dipasok dari kemenkes. Adapun obat tersebut didistribusikan ke apotek yang ditunjuk rumah sakit. Sedangkan harganya, polisi menyebut masih normal dan aman.

"Kegiatan ini dilakukan agar warga yang beli obat selain multivitamin menggunakan resep dokter. Karena di apotik ketersediaan obat masih cukup dan harga sudah sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan pemerintah. Pemantauan ini agar warga tidak panik soal ketersediaan obat," pungkasnya.

(fat/fat)