Viral Warga Meninggal Diangkut Motor Roda 3 Gegara RSUD Caruban Tak Mau Rawat

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 27 Jul 2021 18:49 WIB
viral jenazah dibawa motor roda tiga
Viral jenazah diangkut motor roda tiga (Foto: Tangkapan layar)
Madiun -

Video warga mengangkut jenazah menggunakan motor roda tiga viral. Orang yang diangkut tersebut dinarasikan meninggal karena RSUD Caruban enggan merawatnya.

Ada dua video yang beredar, berdurasi 16 detik dan 28 detik. Video tersebut memperlihatkan sebuah kendaraan roda tiga merek Viar warna melaju di tengah jalan beraspal.

Terlihat tiga orang terdiri dari dua wanita dan satu pria duduk di bak kendaraan beratap terpal warna biru mengelilingi jenazah yang tertutup kain warna putih corak batik. Sang pria dan satu wanita setengah baya tampak memeluk jenazah.

Sementara seorang wanita muda dengan rambut panjang tampak mengenakan masker tidak benar. Motor tersebut dikemudikan seorang pria yang melaju di jalan yang diduga di simpang ring road Caruban arah Pilangkenceng atau sekitar 1 Km dari RSUD Caruban.

Video itu direkam oleh seorang pria yang naik kendaraan di belakang motor roda tiga tersebut. Sambil merekam, pria itu mengatakan dalam bahasa Jawa bahwa pelayanan RSUD Caruban tidak baik.

"Gaes rumah sakite Panti (nama RSUD Caruban lama) ki jenenge koyo ngeneki loh. Kuwi wong loro gak dirumat (Gaes rumah sakit Panti seperti ini lho. Orang sakit ndak dirawat)," ucap pria tersebut dalam rekaman yang dilihat detikcom, Selasa (27/7/2021).

Pria tersebut lalu menyebut ingin membawa pulang saudaranya yang telah meninggal dunia tersebut.

"Tak Gowo muleh elingo gaes. Wong ra gablek digawe peralat tak viralno ki (saya bawa pulang, ingatlah gaes. Orang melarat diperalat. Saya viralkan ini)," sambung suara pria itu.

Pria tersebut terus melaju mengikuti kendaraan roda tiga yang membawa jenazah tersebut. Pria itu terus berucap terkait pelayanan RSUD Caruban.

"Ki dulur lanangku gaes. Ki gaes muleh ko Panti, arep diswab ora oleh aku (Ini saudara laki-laki ku gaes. Pulang dari Panti, mau diswab nggak saya bolehin)," imbuh suara pria tersebut.

"Saiki dadi mayit, elingo gaes awak e dewe wong ra gableg yo. Ki lo rakyate ngene ki. Ki dulurku lanang (sekarang jadai mayat. Ingat gaes kita ini orang melarat. Ini lho rakyatnya seperti ini. Ini saudara laki-laki ku)," tandasnya.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Caruban, dr. Ali Murtadlo ketika membenarkan adanya kejadian tersebut. Pasien dalam video tersebut yakni pria berinisial T berusia 45 tahun, warga Desa Kenongorejo, Pilangkenceng, Kabupaten Madiun.

"Itu pasien berinisial T warga salah satu kecamatan Pilangkenceng. Kejadian kemarin dan kita pihak RSUD Caruban sudah melakukan upaya sesuai prosedur," kata Ali.

(iwd/iwd)