PPKM Level 4 di Surabaya, Ngopi Hanya Boleh 20 Menit

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 15:06 WIB
wali kota surabaya eri cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Surabaya merelaksasi tempat makan selama perpanjangan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus. Warung makan dan warung kopi kini diperbolehkan makan di tempat dengan pembatasan jumlah dan waktu.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan jika sudah ada aturan dari pemerintah terkait PPKM Level 4. Jika pada pemberlakuan sebelumnya warga dilarang dine in atau makan di tempat, maka kali ini hal itu bisa dilakukan, namun durasinya dibatasi.

"Yang beda ketika warkop, tempat makan, itu menerapkan prokes dan boleh makan di tempat 3 orang, tapi waktunya 20 menit," kata Eri kepada kepada wartawan di Balai Kota, Senin (26/7/2021).

"Sebenarnya sudah diatur Pemerintah Pusat, Level 4 itu seperti apa, sudah diatur. Sehingga semua pihak, kepala daerah yang sudah masuk dalam Level 4, berdasarkan ketentuan dari pemerintah pusat, ya kita harus mengikuti peraturan yang ada di dalam mendagri itu yang kita jalankan," tambahnya.

Eri menambahkan untuk pasar bahan non pokok juga bisa buka kembali. Namun dengan pembatasan jumlah orang yang ada di satu lokasi.

"Terus ada pasar yang tidak kebutuhan sehari-hari bisa dibuka jumlahnya 25 persen sampai jam 20.00 WIB. Nanti kita akan tuangkan dalam surat edaran wali kota sesuai dengan instruksi menteri dalam negeri," jelasnya.

Sedangkan untuk mal sendiri, ia menyebut masih tutup. Tetapi untuk tempat makan yang ada di dalam mal tetap bisa buka dengan sistem take away.

"Mal masih tutup, kemarin juga disampaikan. Dalam aturan mendagri tutup. Tapi untuk tempat makan dalam mal bisa buka dengan sistem take away," ujarnya.

Untuk aktivitas olahraga pun juga bisa dilakukan. Seperti olahraga tenis meja. "Olahraga yang tidak bersentuhan boleh dilakukan seperti tenis meja. Tenis lapangan, tapi kita masih mendalami lagi," katanya.

Mantan Bappeko Surabaya menegaskan, jika berlanjut atau tidaknya PPKM, pihaknya akan terus memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Selain dari Pemkot Surabaya sendiri, juga ada bansos dari Kemensos, hingga bantuan dari warga.

"Tidak berlanjut atau berlanjut level 4, ketika kita ada anggaran dan itu ada yang terdampak, kita dapat titipan bantuan dari warga Surabaya yang mempunyai kelebihan rezeki, tetap kita akan salurkan terus. Karena bantuan juga diberikan oleh Kemensos, Pemkot Surabaya. Ini kan kita berikan kepada mereka yang terdampak. Ada yang di-PHK, ada yang gak bisa melanjutkan pekerjaan. Jadi kita berikan bansos itu," pungkas Eri.

Simak video 'Makan di Warteg Maksimal 20 Menit Saat PPKM Level 4, Siapa yang Awasi?':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)