Banyuwangi Luncurkan Lapak Berbagi di Tengah Pandemi

Ardian Fanani - detikNews
Senin, 26 Jul 2021 12:32 WIB
Berbagai upaya dilakukan Pemkab Banyuwangi untuk menumbuhkan solidaritas masyarakat di masa pandemi COVID-19. Bekerja sama dengan Artos Kembang Langit, Pemkab launching Program Lapak Berbagi.
Launching Program Lapak Berbagi/Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi -

Berbagai upaya dilakukan Pemkab Banyuwangi untuk menumbuhkan solidaritas masyarakat di masa pandemi COVID-19. Bekerja sama dengan Artos Kembang Langit, Pemkab launching Program Lapak Berbagi.

Program ini sebagai wadah bagi siapa pun yang ingin berbagi di masa pandemi COVID-19. Program Lapak Berbagi dibuka langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Senin (26/7/2021).

"Program Lapak Berbagi bertajuk Teman Peduli Sesama merupakan gerakan sosial untuk bersama-sama bangkit di kondisi pandemi saat ini. Masyarakat Banyuwangi saatnya bergandengan tangan, gotong royong bagi masyarakat yang mampu memberi kepada yang membutuhkan," ujar Ipuk kepada wartawan.

Untuk sementara Lapak Berbagi TPS (Teman Peduli Sesama) baru ada di Kantor Disbudpar Banyuwangi. Selanjutnya akan dibagi beberapa TPS lagi hingga menyeluruh se Banyuwangi. Dalam Lapak Berbagi ini, masyarakat bisa mengambil apa saja yang ada di sana dengan sesuai kebutuhan. Mulai dari nasi bungkus, obat-obatan hingga keperluan lainnya. Juga bagi masyarakat yang mau mengisi kebutuhan pun dipersilakan.

"Kami ucapkan terima kasih Artos Kembang Langit yang selalu support kegiatan pemerintah kabupaten. Dan ini menjadi titik awal bagi siapa pun yang ingin berbagi dan membutuhkan di masa pandemi ini," tambahnya.

Kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda menambahkan, program ini sebagai jembatan bagi para donatur dan masyarakat yang membutuhkan di Banyuwangi.

"Ini (Lapak Berbagi) merupakan salah satu cara untuk berbagi. Ya terutama membantu kesulitan sebagian saudara kita yang terdampak pandemi dan hidup di jalanan," kata Bramuda menjabarkan latar belakang kegiatan sosialnya itu.

Terkait sumber anggaran kegiatannya, kata pria yang akrab disapa Bram ini, merupakan anggaran pribadi berupa sedekah harian. Meski demikian bagi calon penerima sengaja tidak dibatasi, sehingga siapa pun yang membutuhkan bebas mengambilnya.

"Lapak Berbagi ini bisa diisi oleh siapa saja yang mau berbagi, dan siapa saja yang butuh bisa mengambilnya. Alhamdulillah juga mendapat support dari komunitas Artos Kembang Langit yang merupakan sanggar buat wadah para pelukis," jelasnya.