Kasus Kekerasan Seksual pada Anak Masih Tinggi di Kabupaten Blitar

Erliana Riady - detikNews
Jumat, 23 Jul 2021 14:22 WIB
Dalam data dari Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Pemkab Blitar, sejak Januari sampai Juni 2021 ada 29 kasus di mana anak menjadi korbannya.
DPPKBP3A Pemkab Blitar/Foto: Erliana Riady/detikcom

Menurut Yulis, ketika masyarakat tidak memahami proses hukum dan haknya di hadapan hukum, penanganan kasus yang sudah dilaporkan terkesan jalan di tempat. Berjalan lambat bahkan tidak direspons dengan cepat.

"Padahal kasus kekerasan seksual pada anak itu serius crime lho," imbuhnya.

Dalam beberapa kasus kekerasan seksual dan pencabulan, Yulis kerap terkendala lemahnya pembuktian. Penegak hukum memang selalu berpedoman dengan tiga alat bukti. Padahal, apakah kasus tersebut selalu dilihat oleh satu alat bukti. Yakni orang yang melihat atau saksi.

"Nah ketika kasus kekerasan seksual pada anak kurang satu alat bukti yaitu adanya saksi, ya itu yang membuat masyarakat takut dan tidak mau melanjutkan ke proses hukum," pungkasnya.


(sun/bdh)