Pembeli Tusuk Sate di Surabaya Turun Jika Dibanding Idul Adha Tahun Lalu

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 20 Jul 2021 19:29 WIB
Penjual tusuk sate di Surabaya merasa ada yang beda dengan Idul Adha tahun ini. Sebab, dagangannya mereka sepi pembeli tak seperti tahun lalu.
Tusuk sate/Foto: Esti Widiyana/detikcom
Surabaya -

Penjual tusuk sate di Surabaya merasa ada yang beda dengan Idul Adha tahun ini. Sebab, dagangan mereka sepi pembeli tak seperti tahun lalu.

Seperti yang dirasakan Mutia, salah seorang pedagang tusuk sate di Pasar Pucang. Menurutnya penjualan tusuk sate di Idul Adha tahun ini benar-benar berbeda dengan tahun sebelumnya.

"Tahun kemarin jual banyak, kalau Idul Adha banyak yang beli. Kalau sekarang sepi. Satu bungkus aja belum ada yang beli," kata Mutia kepada detikcom, Selasa (20/7/2021).

Mutia mengatakan, pembeli juga sepi terdampak PPKM Darurat. Di mana masyarakat diimbau untuk di rumah saja.

"Gara-gara pandemi, yang ngirim barang juga ga ada. PPKM 2 minggu gara-gara Corona ini jadi sepi banget," ujarnya.

Pemilik toko kelontong di Bratang Jaya, Wahyu Hestiningdyah juga merasakan hal yang sama. Menurutnya, penjualan tusuk sate dalam momentum Idul Adha tahun ini menurun jika dibandingkan tahun lalu.

"Penjualan menurun, mending tahun lalu, lakunya masih banyak," kata Wahyu.

Tahun lalu ia bisa menjual hingga dua kardus tusuk sate. Kini, laku setengah kardus saja sudah syukur. Biasanya, saat Idul Adha banyak yang mencari bumbu untuk masak daging, kini sepi.

"Soalnya lagi merosot banget. Biasanya loh banyak yang cari bumbu gule mahmuda, ini sepi," pungkasnya.

(sun/bdh)