Jangan Panik! Ada Tempat Isi Oksigen Gratis Bagi Warga Isoman di Sidoarjo

Suparno - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 14:34 WIB
Pemprov Jatim menyediakan pengisian ulang oksigen gratis bagi warga Sidoarjo dan Mojokerto, yang melakukan isolasi mandiri (isoman). Juga bagi ambulans yang membutuhkan.
Gubernur Khofifah menyerahkan oksigen yang telah diisi ulang/Foto: Suparno
Sidoarjo - Pemprov Jatim menyediakan pengisian ulang oksigen gratis bagi warga Sidoarjo dan Mojokerto, yang melakukan isolasi mandiri (isoman). Juga bagi ambulans yang membutuhkan.

Tempat pengisian oksigen gratis ini berada di UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD), Jalan Pahlawan, Sidoarjo. Cara untuk mendapatkan oksigen gratis tersebut cukup daftar di laman infocovid19.jatimprov.go.id. Pengisian oksigen dibatasi, maksimal 2 m3 dalam sehari.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tempat pengisian ulang oksigen gratis ini sebagai penunjang fasilitas kesehatan bagi warga Sidoarjo dan Mojokerto yang sedang melakukan isoman, dan ambulans yang membutuhkan.

"Kegiatan ini untuk memberikan upaya kemudahan suplai oksigen ke warga Sidoarjo dan Mojokerto yang isoman. Selain warga juga untuk ambulans yang membutuhkan," kata Khofifah usai melihat langsung pengisian oksigen itu, Senin (19/7/2021).

Khofifah juga menjelaskan, pengisian ulang oksigen gratis itu, artinya warga ke lokasi harus membawa tabung sendiri. Dalam sehari warga diperbolehkan melakukan isi ulang dua kali. Selain warga Sidoarjo, warga pinggiran Mojokerto juga diperbolehkan. Ini untuk layanan warga yang sedang isoman.

"Selain warga, juga bagi ambulans yang membutuhkan, yang di dalamnya ada pasien yang membutuhkan oksigen. Di tempat ini disediakan 500 m3 sehari, warga bisa mendapatkan isi ulang oksigen ini maksimal 2 m3," jelas Khofifah.

Rofik (52), warga Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo bersyukur ada layanan pengisian oksigen gratis ini. "Lumayan bisa menghemat dalam sehari mengeluarkan dana Rp 55 ribu per tabung. Biasanya saya mengisi di daerah Larangan, Candi. Oksigen ini untuk perawatan keponakan saya di Desa Bluru, Sidoarjo Kota," kata Rofik.

Sejatinya, Rofik membutuhkan tambahan satu tabung oksigen lagi. "Kalau satu tabung hanya bisa digunakan selama sekitar 10 jam saja. Saya sudah cari ke mana-mana tetapi tidak ada. Kalaupun ada harganya sangat mahal," ucapnya.

Hanifah (25), warga Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo Kota juga mengaku kesulitan dalam mengisi tabung oksigen, untuk perawatan sang kakak, Sunariyah.

"Saya bingung keliling Sidoarjo mengisi oksigen untuk kakak saya tapi tidak ketemu. Saya tadi lewat Jalan Pahlawan rame-rame. Ternyata ada layanan pengisian oksigen gratis. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih," pungkas Hanifah.

Simak juga video 'Kebutuhan Oksigen untuk Pasien COVID RI Tembus 2.000 Ton per Hari':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)