Polri Distribusikan Bansos 2.500 Ton Beras dan 70 Ribu Paket Sembako di Jatim

Suparno - detikNews
Sabtu, 17 Jul 2021 20:39 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto
Kapolri, Panglima dan Menkes (Foto: Suparno/detikcom)
Sidoarjo -

Sebanyak 195 ton beras dan 1.350 paket sembako, serta obat-obatan bantuan sosial (Bansos) PPKM Darurat mulai didistribusikan di Jawa Timur. Selain itu, Polri menurunkan bansos sebesar 2.500 ton beras dan 70 ribu paket sembako. Pendistribusian bansos tersebut dilakukan serentak di seluruh Jatim.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Kepala BNPB sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Letjen TNI Ganip Warsito melepas pendistribusian Bantuan Sosial (Bansos) PPKM darurat, di Mall Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Sabtu (17/7/2021).

Sementara Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta didampingi pejabat utama Polda Jatim turut mendampingi. Bantuan sembako dan obat-obatan ini nantinya akan dibagikan di masing-masing Polres di Jawa Timur.

"Tolong diguyur habiskan stok, kalo kurang ajukan lagi, nanti akan segera dikirim dan ibu mensos juga akan mengirimkan, jadi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi atau mengurangi beban terhadap masyarakat yang terdampak," perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri tidak ingin ada kendala dalam pendistribusian bansos tersebut. "Oleh karena itu saya minta untuk seluruh jajaran bekerja sama, dibantu oleh rekan-rekan babinsa di lapangan, untuk segera melakukan penyaluran di titik-titik yang terdampak," arahan Kapolri saat melepas pendistribusian Bansos.

Bansos yang didistribusikan, kata Sigit, diberikan kepada warga terdampak COVID-19. Pihaknya juga berpesan agar pembagian juga digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Ini dilakukan dalam rangka mencegah dan mengurangi laju pertumbuhan COVID 19 agar bisa kembali normal, dan masyarakat bisa beraktivitas kembali seperti biasa.

"Jadi mohon doa, mohon dukungannya, mohon kontribusi dari seluruh rekan-rekan seluruh masyarakat, sehingga kita bisa bersinergi untuk mengatasi masalah yang kita hadapi bersama saat ini," tegas Listyo.

"Kami dari Polri juga menurunkan bantuan sosial, sebesar kurang lebih 2.500 ton beras, dan 70 ribu paket sembako, yang merupakan bagian dari program bapak presiden untuk bansos di seluruh wilayah yang terdampak," tambahnya.

Sebelumnya, rombongan Kapolri melakukan kunjungan di Pos PPKM darurat di desa Sawotratap, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya rombongan pejabat ini melakukan pengecekan gudang obat, di Kodim 0816 Sidoarjo, kemudian melepas pendistribusian Bansos PPKM darurat di Mal Pelayanan Publik, Sidoarjo.

(fat/fat)