Vaksinasi COVID-19 di Mojokerto Sasar Pelajar, Petugas Jemput Bola ke SMA

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 14:36 WIB
Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Mojokerto mulai menyasar pelajar SMA/SMK. Petugas gabungan polisi, TNI dan Dinas Kesehatan menerapkan strategi jemput bola ke sekolah untuk mempercepat vaksinasi.
Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Mojokerto menyasar pelajar SMA/SMK/Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom
Mojokerto -

Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Mojokerto mulai menyasar pelajar SMA/SMK. Petugas gabungan polisi, TNI dan Dinas Kesehatan menerapkan strategi jemput bola ke sekolah untuk mempercepat vaksinasi.

Vaksinasi COVID-19 perdana untuk pelajar digelar di SMAN 1 Sooko, Jalan RA Basuni, Kecamatan Sooko. Petugas membuka gerai vaksin Presisi TNI-Polri dengan menempati salah satu ruang kelas di sekolah ini. Nakes gabungan Urkes Polres Mojokerto dan Dinas Kesehatan menjadi vaksinator.

Sedikitnya ada 100 siswa yang menerima suntikan dosis pertama vaksin COVID-19. Setelah disuntik, setiap siswa mendapatkan mi gelas dan minuman agar tubuh mereka kembali fit. Vaksinasi terhadap pelajar ini dipantau langsung Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander.

"Percepatan vaksinasi kami laksanakan ke kalangan pelajar. Kami juga membentuk duta vaksinasi pelajar sebagai pelopor vaksinasi bagi kalangan pelajar," kata Dony kepada wartawan di lokasi, Jumat (16/7/2021).

Ia menargetkan, 1.300 siswa SMAN 1 Sooko divaksin dalam satu bulan ke depan. Tidak hanya itu, vaksinasi COVID-19 juga akan menyasar SMA/SMK lainnya di Kabupaten Mojokerto.

Karena saat ini, stok vaksin yang dimiliki Polres Mojokerto masih cukup melimpah. Kemarin saja, Kamis (15/7), pihaknya menerima 4.500 dosis vaksin Corona.

"Kami akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Dinas Kesehatan dan para kepala sekolah untuk kami gelar serentak menggunakan gerai vaksin Presisi TNI-Polri untuk percepatan vaksinasi di Kabupaten Mojokerto," terang Dony.

Dony berharap strategi vaksinasi COVID-19 jemput bola ke SMA/SMK di Bumi Majapahit berjalan dengan baik. Sehingga seluruh pelajar di Kabupaten Mojokerto bisa divaksin melalui gerai vaksin Presisi TNI-Polri.

"Harapan kami gerai vaksin Presisi TNI-Polri bisa berjalan dengan baik, seluruh pelajar di Kabupaten Mojokerto bisa kami vaksin untuk membentuk herd immunity kepada para pelajar untuk menghadapi COVID-19 yang mana terus meningkat akhir-akhir ini," terangnya.

Kabupaten Mojokerto saat ini menjadi zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penyebaran COVID-19. Jumlah warganya yang terinfeksi Virus Corona mencapai 4.139 jiwa. Terdiri dari 804 kasus aktif, 102 pasien meninggal dunia dan 3.233 pasien sembuh.

(sun/bdh)