Masa Lockdown PN Surabaya Kembali Diperpanjang hingga 20 Juli

Amir Baihaqi - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 16:07 WIB
Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Jalan Arjuno
Pengadilan Negeri Surabaya (Foto file: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya -

Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memperpanjang masa lockdown hingga 20 Juli. Perpanjangan itu diputuskan mengingat masih berlakunya PPKM Darurat karena tingginya kasus positif COVID-19.

Humas PN Surabaya Martin Ginting mengatakan perpanjangan itu dilakukan setelah lockdown 2 hingga 9 Juli berakhir. Lockdown itu sendiri diputuskan setelah ditemukan hakim dan pegawai terpapar COVID-19 saat swab antigen 1 Juli.

"Kepala PN Surabaya telah memutuskan untuk memperpanjang kebijakan lockdown terbatas terhitung sejak tanggal 12 Juli hingga 20 Juki mendatang," terang Martin kepada detikcom, Jumat (9/7/2021).

"Keputusan itu juga dilakukan dalam rangka mendukung program pemerintah yakni PPKM Darurat Jawa dan Bali untuk memutus mata rantai penyebaran virus," imbuhnya.

Baca juga: Hakim dan Pegawai Positif Antigen Bertambah, PN Surabaya Lockdown

Meski lockdown diperpanjang, lanjut Martin, pelayanan publik di PN Surabaya masih tetap berjalan seperti biasa. Adapun pegawainya yang bekerja hanya dibatasi 25 persen, sedangkan sisanya work from home (WFH).

"Pelayanan publik di PN Surabaya tetap berlaku seperti LD Terbatas yang sudah berjalan dari 2 - 9 Juli 2021. Pegawai PN Surabaya yang aktif setiap hari kerja hanya 25 persen saja. Sedangkan selebihnya tetap bekerja dr rumah ( WFH)," tutur Martin.

Sedangkan untuk jadwal sidang yang tertunda, Martin mengaku telah mendapat instruksi dari kepala PN agar para hakim mengatur jadwal lagi. Itu dilakukan agar tidak ada penumpukan sidang seusai lockdown.

"Kepala PN telah menginstruksikan kepada jajarannya agar pasca lovdown terbatas ini nanti para hakim diimbau untuk mengatur jadwal persidangan lagi. Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan para pencari keadilan di area PN Surabaya, dengan cara mempercepat pelayanan sidang," jelas Martin.

Sebelumnya, sebanyak 25 orang terdiri dari hakim dan pegawai di PN Surabaya dinyatakan positif COVID-19. Hasil itu diketahui setelah mereka melakukan tes swab antigen pada, Kamis (1/7/2021).

(fat/fat)