Ponorogo Zona Merah COVID-19, 15 Orang Meninggal Dalam Sehari

Ponorogo Zona Merah COVID-19, 15 Orang Meninggal Dalam Sehari

Charolin Pebrianti - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 14:33 WIB
Pasien COVID-19 Masih Dirawat di Tenda Darurat IGD RSUD Harjono Ponorogo
Tenda darurat di RSUD Ponorogo (Foto file: Charolin Pebrianti/detikcom)
Ponorogo - Ponorogo masuk zona merah. Penyebab utamanya karena tingkat kesembuhan dan jumlah kematian pasien positif COVID-19.

"Kita ini memang yang agak banyak angka kematian per hari mencapai 15 orang (Termasuk pasien positif COVID-19, suspect, probable)," tutur Plt Kadinkes Ponorogo Agus Pramono kepada wartawan, Selasa (6/7/2021).

Agus menambahkan data ini harus diketahui masyarakat. Pasalnya, untuk edukasi masyarakat betapa bahayanya COVID-19. Pun selain itu, saat ini kondisi rumah sakit di Ponorogo sudah penuh.

"Kondisi RS di Ponorogo udah penuh. Aliran pasien baru bisa masuk setelah kosong," terang Agus.

Baca juga: 29 Pasien COVID-19 Masih Dirawat di Tenda Darurat RSUD Harjono Ponorogo

Data di Dinkes Ponorogo, jumlah BOR ICU saat ini mencapai 96,77 persen atau terisi 30 bed dari 31 bed. Sedangkan jumlah BOR isolasi saat ini mencapai 67,54 persen atau terisi 154 bed dari 228 bed. BOR rumah karantina mencapai 52,63 persen atau terisi 50 bed dari 95 bed.

"Hari ini kita bangun satu tenda lagi di rumah sakit, supaya pasien yang menunggu ruang kosong biar bisa tetap terlayani," jelas Agus.

Selain itu, adanya tambahan tenda ini diharapkan bisa menampung pasien sementara. Satu tenda berkapasitas 10 bed. Total ada dua tenda darurat yang digunakan untuk menampung pasien IGD.

"Biar pelayanan tetap bisa dilakukan sekaligus biar tidak ada kontak erat dengan nakes," tandas Agus.

Simak juga 'Nakes RSUD di Ponorogo Kelelahan Hingga Istirahat di Depan IGD':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)