Kabar Terbaru, 14 IGD RS Swasta di Surabaya Lockdown

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 05 Jul 2021 16:45 WIB
rs husada utama
Rumah Sakit Husada Utama (RSHU) Surabaya/Foto file: Esti Widiyana
Surabaya -

Jumlah RS swasta di Surabaya yang lockdown terus bertambah. Saat ini, total ada 14 RS swasta yang overload sehingga lockdown.

Pantauan detikcom, 10 RS swasta yang lockdown yakni RS Adi Husada Kapasari, RS Al-Irsyad, RS Gotong Royong, RS Premier Surabaya, RS Royal Surabaya, RS PHC Surabaya, RS National Hospital, RS Wiyung, RS Adi Husada Undaan Wetan dan RS Islam Surabaya (RSIS) A Yani.

Soal lockdown tersebut dibenarkan oleh Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Jatim, dr Dodo Anondo. Namun penutupan IGD itu bersifat sementara dan dinamis dengan sistem buka tutup.

"Iya, betul IGD RS-RS tutup sementara. Tapi menutup sementara ya, kami sistemnya buka tutup secara dinamis," kata Dodo saat dikonfirmasi, Senin (5/7/2021).

Berikut 14 RS Swasta di Surabaya yang lockdown:

1. RS Adi Husada Kapasari

Sejak Minggu 4 Juli 2021, IGD COVID-19 di RS Adi Husada Kapasari tutup sementara.

2. RS Al-Irsyad

Masih belum diketahui sejak kapan IGD Al-Irsyad tutup. Namun hingga kini diketahui masih tutup sementara. Hal itu juga dibenarkan oleh Ketua Persi Jatim.

3. RS Gotong Royong

RS Gotong Royong juga baru-baru ini menutup IGD COVID-19 untuk sementara.

4. RS Premier Surabaya

Memalui akun Instagram @rspremiersurabaya, diterangkan bahwa mulai 5 hingga 7 Juli pelayanan IGD red zone dan poliklinik rawat jalan tutup sementara. Hal tersebut untuk meningkatkan pelayanan yang disesuaikan dengan kondisi terkini.

5. RS Islam Surabaya (RSIS) A Yani

Sama halnya dengan RSI Jemursari, RSIS A Yani juga lockdown sejak Sabtu, 3 Juli 2021. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan jumlah pasien COVID-19 di rumah sakit tersebut.

Dirut RSI A Yani, dr Dodo Anando mengatakan, penutupan ini bersifat dinamis. Artinya IGD baru bisa menerima lagi pasien COVID-19 kalau ada yang kosong. "Ya betul tapi dinamis," terangnya.

6. RS Royal Surabaya

Di IGD RS Royal, penutupan sejak Sabtu, 3 Juli 2021 ini bukan karena overload. Melainkan pasokan oksigen yang tidak ada.

"Saat ini IGD kami masih tutup sementara, bukan karena overload, tetapi karena pasokan oksigen yang belum ada. Info baru sekitar siang nanti kami dapat oksigen," kata Jubir COVID-19 RS Royal Surabaya, dr Dewa Nyoman Sutanaya SH MHKes MARS.

7. RS PHC Surabaya

IGD RS PHC tutup sejak Jumat, 2 Juli 2021. Humas PHC Surabaya Irfan Prayogo menyampaikan, per 5 Juli, bed occupancy rate (BOR) rawat inap COVID-19 di RS PHC Surabaya mencapai 100 persen. Secara riil di IGD pasien juga terus berdatangan. Saat ini terdapat pasien yang masih antre menunggu kamar. Beberapa dengan kondisi sesak yang memerlukan alat bantu napas.

"Sesuai dengan kondisi riil yang kami alami, maka dengan berat hati kami sampaikan bahwa saat ini kami sampaikan mohon maaf, IGD sementara ditutup. Kami sedang mengoptimalkan pelayanan yang telah melebihi kapasitas sejak Jumat (2/7). Namun perlu diingat bersama, bahwa kondisi di lapangan bisa sangat dinamis," kata Irfan.

Simak juga 'Hari Pertama PPKM Darurat, Penyekatan CITO Surabaya Macet 1,5 Km':

[Gambas:Video 20detik]