Satu Keluarga Jadi Korban KMP Yunicee, Tiga Hilang, Dua Meninggal Dunia

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 30 Jun 2021 13:35 WIB
Satu Keluarga Jadi Korban KMP Yunicee, Tiga Hilang, Dua Meninggal Dunia
Sekeluarga jadi korban KMP Yunicee (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Duka dirasakan Minahadi (50) warga Kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi. Dirinya kehilangan adik semata wayangnya. Adiknya belum ditemukan bersama dua anaknya yang masih balita yang turut jadi korban KMP Yunicee yang tenggelam di Selat Bali.

Minahadi tak bisa membendung tangis, setelah adiknya Gatut Pujinato (43) warga Karangsem, Bali yang baru pulang dari rumahnya dikabarkan belum ditemukan. Tak hanya Gatut, anaknya Kesha Putri (4) dan Muhammad Rafatar (2) juga belum ditemukan.

Sementara istri dan anak pertama Gatut, Diah Ari Mayana (39) dan Bunga Cinta Ramadhani (14) ditemukan tewas dan saat ini berada di RSUD Jembrana, Bali.

"Satu keluarga itu. Ada 5 orang. Dua sudah ketemu meninggal dunia dan tiga belum ketemu, adik saya dan dua anaknya yang masih balita," ujar Minahadi menahan tangis, Rabu (30/6/2021).

Gatut bersama keluarga, kata Minahadi, sengaja datang ke Banyuwangi untuk menjenguk kerabat yang sakit. Mereka datang ke rumah Minahadi di Desa Ringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo dua hari lalu. Baru Selasa (29/6) malam rencananya pulang. Namun naas, satu keluarga itu menjadi korban kapal tenggelam, KMP Yunicee.

Satu Keluarga Jadi Korban KMP Yunicee, Tiga Hilang, Dua Meninggal DuniaKeluarga korban KMP Yunicee/ Foto: Ardian Fanani

Baca juga: Cerita Penumpang KMP Yunicee: Air Masuk Hingga Kapal Miring Sebelum Berangkat

"Baru menjenguk kerabat sakit. Malam pulang dan saya baru dapat kabar tadi malam. Ini tadi tanya ke petugas katanya belum ketemu," tambahnya.

Dia mengaku, dua anak dari adiknya yang hilang, yakni Kesha Putri (4) dan Muhammad Rafatar (2) tidak masuk dalam manifest penumpang.

"Makanya tadi cari nama di manifest belum ada," tambahnya.

Dirinya berharap ada mukzijat dari adiknya dan kedua anaknya bisa ditemukan dengan selamat. Meski sudah ada dua nyawa keluarganya sudah menjadi korban KMP Yunicee karam.

"Mudah-mudahan masih hidup da ditemukan selamat," pungkasnya.

Tonton video 'Suasana Pencarian Korban KMP Yunicee di Perairan Gilimanuk':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)