Hari Ini Ada 18 Pasien COVID-19 yang Meninggal di Kota Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Senin, 28 Jun 2021 18:42 WIB
Lonjakan kasus COVID-19 terjadi di Kota Malang. Hari ini ada 17 pasien COVID-19 yang meninggal dunia, hingga tim pemulasaraan jenazah kelabakan.
Pemakaman jenazah pasien COVID-19 di Kota Malang/Foto: Istimewa
Malang -

Lonjakan kasus COVID-19 terjadi di Kota Malang. Hari ini ada 18 pasien COVID-19 yang meninggal dunia, hingga tim pemulasaraan jenazah kelabakan.

Tim pemulasaraan jenazah pasien COVID-19 tampak bergegas di ruang Instalasi Kedokteran Forensik (IKF), atau kamar jenazah RS dr Syaiful Anwar (RSSA) Kota Malang, Senin (28/6/2021) pagi.

Lepas tengah hari, hilir mudik mobil ambulans datang membawa jenazah pasien COVID-19, sebelum dilakukan prosesi pemakaman. RSSA merupakan rumah sakit rujukan utama untuk menatalaksana jenazah pasien COVID-19. Sehingga, pasien yang meninggal di rumah sakit lain, dibawa ke Ruang IKF RSSA.

Lonjakan kasus COVID-19 terjadi di Kota Malang. Hari ini ada 17 pasien COVID-19 yang meninggal dunia, hingga tim pemulasaraan jenazah kelabakan.Pemulasaraan jenazah COVID-19/ Foto: Muhammad Aminudin/detikcom

Baca juga: Dokter di Surabaya Meninggal Terpapar COVID-19

"Hari ini sementara data masuk 17 orang meninggal dunia, dan mengantre untuk pemakaman prokes," ujar Kepala UPT Pengelola Pemakaman Umum (PPU) Kota Malang, Taqruni Akbar saat ditemui di TPU Sawojajar, Kota Malang.

Taqruni menambahkan, memasuki pukul 16.15 WIB, pasien yang meninggal karena COVID-19 bertambah satu orang. "Ada tambahan satu, jadi 18 meninggal dunia dan akan dimakamkan. Ini bisa dibilang rekor karena mencapai 17 lebih," imbuhnya.

Ia menyebut, dalam beberapa hari terakhir ada lonjakan jumlah pasien COVID-19 yang meninggal dunia. Kemarin saja, 13 pasien positif COVID-19 dimakamkan.

Baca juga: 3 Dokter di Surabaya Meninggal Terpapar COVID-19 dalam Sepekan

"Kemarin 13 orang meninggal dan hari ini 18. Semuanya positif," sebutnya.

Semua jenazah pasien COVID-19 harus dimakamkan hari ini. UPT Pengelola Pemakaman Umum (PPU) Kota Malang harus membagi tim pemulasaraan menjadi dua. Satu tim memakamkan lebih dari tujuh jenazah.

"Tim kita bagi dua, satu tim memakamkan 8 sampai 9 jenazah. Kita usahakan tidak sampai jam 10 malam. Karena kemarin pemakaman sampai setengah 12 malam mulai pukul 10 pagi," imbuh Taqruni.

(sun/bdh)