Tanggul Sungai Jebol, Banjir Meluas ke Lima Desa di Blitar

Erliana Riady - detikNews
Jumat, 25 Jun 2021 18:53 WIB
banjir di blitar
Banjir merendam 5 desa di Wonodadi, Blitar (Foto: Erliana Riady)
Blitar -

Hujan deras yang membuat debit air Sungai Kaliwedi tinggi mengakibatkan dua titik tanggul jebol. Akibatnya, banjir meluas ke lima desa di Kecamatan Wonodadi tersebut.

Sampai sore ini, kelima desa yang tergenang banjir di Blitar akibat luapan Sungai Kaliwedi yakni Desa Wonodadi, Tawangrejo, Kolomayan, Pikatan dan Rejosari. Genangan dengan ketinggian sekitar 30 cm terpantau di Dusun Dolowo Desa Tawangrejo, Dusun Gambar desa Wonodadi dan Dusun Seduri RT 2/RW 7 Desa Wonodadi.

Ratusan rumah penduduk di Dusun Dolowo Tawangrejo, Dusun Wonodadi dan Dusun Seduri Wonodadi sempat tergenang air. Namun di beberapa lokasi genangan air mulai surut. Hanya tinggal permukiman di Dusun Seduri RT 2 RW 7 yang masih tergenang dengan ketinggian air sekitar 15 cm.

banjir di blitarFoto: Erliana Riady

"Update kondisi sore ini, sebanyak 30 KK yang rumahnya terendam. Lahan puluhan hektare yang posisinya di utara sungai ini juga masih terendam dengan ketinggian air dari 15-30 cm," jelas Kepala BPBD Kabupaten Blitar, Achmad Cholik kepada detikcom, Jumat (25/6/2021).

Puluhan hektare lahan milik warga yang teredam kebanyakan ditanami jagung dan beragam sayuran. Seperti kubis, cabai dan seledri. akibat jebolnya dua titik tanggul sungai Kaliwedi itu. Yakni, tanggul saluran irigasi di Desa Rejosari yang dilaporkan jebol sepanjang kurang lebih 4 meter jebol. Tanggul saluran Kaliwedi di Dusun Seduri yang juga jebol sepanjang 4 meter.

"Meluasnya banjir ini karena dua tanggul jebol. Serta ada jembatan di jalan Desa Pikatan ambrol sehingga luapan air meluber sampai ke jalan desa," imbuhnya.

Cholik memprediksi potensi banjir di Blitar ini makin tinggi dan meluas akan terjadi. Karena sore ini hujan masih turun dengan intensitas tinggi. Untuk itu, BPBD bersama Dinsos, Polres Kota dan Unsur forkopimcam membuka posko penanganan yang berlokasi di Kantor Camat Wonodadi. Pihaknya juga melakukan asessment untuk menghitung nilai kerusakan dan kerugian.

Pihaknya telah melakukan penanganan darurat dengan menyiapkan ratusan karung sak untuk mencegah semakin terkikisnya tanggul. Posko juga didirikan untuk menampung pengungsi dan membuat dapur umum jika dibutuhkan.

"Ini banjir tahunan akibat penyempitan dan pendangkalan sungai Kaliwedi. Perlu segera dilakukan normalisasi saluran irigasi yang ada di wilayah Kecamatan Wonodadi secara menyeluruh," pungkasnya.

(iwd/iwd)