Ada 12 Klaster Merebak di Banyuwangi, Hajatan hingga Pembuat Peti Buah

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 18:42 WIB
Jubir Satgas COVID-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono
Jubir Satgas COVID-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Pasien positif COVID-19 di Banyuwangi terus bertambah. Hal ini karena muncul klaster baru. Total ada 11 klaster terdata Satgas COVID-19 Banyuwangi. Dua di antaranya adalah klaster tenaga kesehatan/puskesmas dan klaster pembuat peti buah.

Jubir Satgas COVID-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono membenarkan hal tersebut. Saat ini, ada 12 klaster yang terdata. Klaster tersebut adalah 2 klaster hajatan, yakni hajatan Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo dan klaster hajatan Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo; 2 klaster ziarah Walisongo di Desa Watukebo dan Blimbingsari.

Selain itu juga ada 3 klaster puskesmas/nakes di puskesmas Tegaldlimo dan Kedungwungu, Tegaldlimo serta Licin; 3 klaster keluarga di Kelurahan Kebalenan, Sumberrejo dan Desa Genteng Kulon; 1 klaster pondok pesantren dan klaster pembuat peti buah di Desa Glagah Agung, Kecamatan Purwoharjo.

"Ada 12 klaster ya. Tambahan klaster nakes dan pembuat peti buah," ujarnya kepada wartawan, Kamis (24/6/2021).

Total keseluruhan jumlah positif COVID-19 di Banyuwangi dari 22 klaster itu, kata Rio, sebanyak 234 orang. Yang paling mengejutkan adanya klaster peti buah yang menyumbang 48 orang positif COVID-19.

"Klaster peti buah itu 48 orang positif. Semakin menguatkan salah satunya kerumunan memicu penularan COVID-19," tambahnya.

Tracing dan testing pun terus dilakukan. Karena 12 klaster tersebut masih aktif dan berpotensi menularkan ke masyarakat. Namun pihaknya optimis satu dari 12 klaster tersebut sudah tidak lagi mengindikasikan berkembang.

"Klaster hajatan Desa Wringinpitu ya selama 4 hari ini sudah tidak ada lagi penambahan. Masalah tracing terus kita lakukan. Jadi tracing ini seperti cabang di atas pohon, ditemukan ditracing lagi hingga sampai penderita positif tidak ada," pungkasnya.