Nyaris Penuh, Beberapa RS Rujukan COVID-19 Surabaya Tambah Bed dan Nakes

Esti Widiyana - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 16:31 WIB
Ilustrasi Tenaga Medis COVID-19
Foto: Ilustrasi: Luthfy Syahban
Surabaya -

Kasus COVID-19 di Jawa Timur terus bertambah hingga sejumlah pasien dirujuk ke rumah sakit (RS) di Surabaya. Hal ini berimbas ketersediaan bed RS di Surabaya nyaris penuh.

Seperti RS Husada Utama (RSHU) Surabaya. Bed Occupancy Rate (BOR)-nya sudah hampir 100%. Pasien yang datang silih berganti. Ketika pasien membaik, maka akan dipulangkan.

"Dinamis ya, pasien silih berganti. Kita pulangkan pasien dengan kondisi baik. Sekarang 95% BOR saya," kata Dirut RSHU dr Didi D Dewanto SpOG saat dihubungi detikcom, Kamis (24/6/2021).

"Pasien yang sekarang dirawat ada 150 pasien yang COVID-19. ICU penuh. Hampir penuh ini (Bed isolasi)," tambahnya.

Untuk mengantisipasi overload, RSHU sudah menambah kapasitas bed. Ada 30 bed bantuan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya.

"Kita kira-kira 2 minggu yang lalu, mulai nambah. Dan kita dibantu Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dipinjami juga. Kalau beli bed baru nggak nutut waktunya. Saya dibantu oleh Dinkes. Bed COVID-19nya saya dibantu ada 30 bed," jelasnya.

Untuk nakes, dr Didi menyebut juga ditambah. Ada sekitar 30 hingga 40 nakes yang diperbantukan di RSHU dalam menangani pasien COVID-19.

"Iya ada beberapa (nakes) kita nambah, tapi sekarang agak sulit cari relawan. Relawan tambah banyak, yang sudah tanda tangan 30 sampai 40an," ujarnya.

Sama halnya dengan RS Universitas Airlangga (RS Unair) Surabaya. Kini kondisinya hampir overload dan kini tinggal 3 bed yang tersisa.

"Benar (penuh). Pasien 97 dari total 100 bed," kata Anggota Satgas COVID-19 RS Unair Wiwin Is Effendi.

RS Unair juga berencana menambah kapasitas bed sesuai kemampuan. Namun Wiwin belum mendapat kepastian berapa bed yang akan ditambah di RS Khusus Infeksi (RSKI) Unair.

"Saya belum mendapat kepastian. Tapi kami akan menambah sesuai kemampuan. Karena sebagian nakes kita juga sudah ada yang kena (COVID-19)," pungkasnya.

Simak video 'Ini 20 Wilayah Zona Merah Covid-19, Jawa Tengah Terbanyak!':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)