Ini 6 Daerah di Jatim yang Terapkan Penebalan PPKM Mikro

Tim Detikcom - detikNews
Kamis, 24 Jun 2021 10:45 WIB
Poster
Ilustrasi COVID-19 (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Surabaya -

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mempertebal PPKM Mikro di kabupaten/kota yang masuk zona oranye dan zona merah COVID-19. Menurutnya penebalan PPKM Mikro itu berlaku 22 Juni hingga 5 Juli mendatang.

"Jadi begini, kalau pengetatan PPKM, kita ini kan PPKM perpanjangan ke-9, sampai 28 Juni. Nah kalau PPKM pengetatan itu berarti di titik-titik yang terkonfirmasi zona COVID-19 oranye dan zona merah," ujar Khofifah, Kota Surabaya, Kamis (24/6/2021).

Lalu di mana saja penebalan PPKM Mikro akan dilaksanakan? Khofifah menyebut PPKM mikro diterapkan di seluruh 38 Kabupaten/Kota Jatim. Bahkan, di sejumlah daerah yang telah mengalami kenaikan kasus COVID-19 yang signifikan telah lebih dahulu memberlakukannya.

Baca juga: Desakan Lockdown ke Jokowi tapi PPKM Mikro Tetap Jadi Pilihan

"Sebenarnya sudah dilakukan di Kota Pasuruan, Kota Malang, ada Kota Mojokerto, Ngawi, di Madiun juga," terangnya.

Menurut Mantan Mensos RI ini, pengetatan PPKM mikro juga dilakukan di Bangkalan. Tepatnya di 8 Desa yang ada di 5 Kecamatan.

"Hari ini juga sedang dilakukan pengetatan PPKM di 8 desa di 5 kecamatan di Bangkalan. Kecamatan Kota ada tiga desa, Arosbaya dua desa. Lalu di Klampis, Geger, Burneh, masing-masing satu desa," imbuhnya.

Kasus positif COVID-19 di Jawa Timur sedang melonjak. Tercatat, ada 5.158 kasus aktif positif COVID-19 di Jatim. Dari data Satgas COVID-19 Jatim, Bangkalan menjadi Kabupaten dengan kasus aktif tertinggi, yakni sebanyak 941.

Simak video 'Instruksi Jokowi ke Gubernur: Pertajam PPKM Mikro, Optimalkan Posko':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)