Kampung Inggris di Kediri akan Dijadikan Kawasan Bebas Kumuh

Andhika Dwi - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 10:00 WIB
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana terus melakukan terobosan program dan pembangunan infrastruktur.
Pembangunan infrastruktur di Kediri (Foto: Andhika Dwi/detikcom)
Kediri -

Program dan pembangunan infrastruktur terus dilakukan di Kabupaten Kediri. Program tersebut bertujuan mengurangi kawasan kumuh dan mengantisipasi agar tidak terjadi banjir. Pasalnya lokasi tersebut adalah kawasan padat penduduk.

Sebagai wujud pelaksanaan program tersebut, Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Kediri melakukan pembangunan kawasan kumuh di wilayah Kecamatan Pare dan Gampengrejo. Perbaikan untuk Kecamatan Pare meliputi Desa Gedangsewu, Kelurahan Pare dan Kawasan Kampung Inggris. Sedangkan untuk Kecamatan Gampengrejo dilakukan di Desa Jongbiru.

"Dari data Dinas Perkim, untuk perbaikan drainase di kawasan Kampung Inggris terdapat 8 lokasi, Jongbiru 1 lokasi dan di Gedangsewu 2 lokasi. Sementara untuk perbaikan jalan lingkungan di Kampung Inggris 8 lokasi dan Jongbiru 2 lokasi," kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Selasa (22/6/2021).

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana terus melakukan terobosan program dan pembangunan infrastruktur.Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana/ Foto: Andhika Dwi

Saat ini pembangunan infrastruktur untuk penanganan kawasan kumuh khususnya di Kampung Inggris sudah tahap mutual check 100%. Kegiatannya berupa pembangunan drainase untuk mencegah terjadinya banjir, perbaikan jalan lingkungan berupa pavingisasi untuk mempermudah akses masyarakat, serta beautyfikasi.

Setelah pembangunan selesai, untuk melanjutkan program bebas kawasan kumuh, Dinas Perkim Pemkab Kediri akan berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk pembangunan tempat pengolahan sampah Reduce, Reuse, Recycle atau TPS3R hingga akhir tahun 2021 ini. Selain perbaikan jalan dan pembangunan jalan, akan dilakukan beautyfikasi atau perbaikan wajah lingkungan, pembangunan proteksi kebakaran seperti pembuatan pompa hydrant dan pos apar, serta pembangunan sanitasi.

Sebagai salah satu kawasan ekonomi khusus, pembangunan infrastruktur di Kampung Inggris menjadi prioritas Mas Bup. Saat ini telah dilakukan perbaikan secara bertahap di wilayah ini.

"Harapannya di tahun 2022 nanti wilayah Kampung Inggris layak huni dan nol persen kawasan kumuh sehingga lebih menawan dan menarik minat dunia usaha," pungkas Mas Dhito.

(sun/bdh)