Polisi Sebut Ada 100-an Orang Lempari Pos Penyekatan Suramadu dengan Petasan

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 11:22 WIB
Surabaya -

Video massa mendatangi pos penyekatan Jembatan Suramadu di dekat BPWS (Badan Pengembangan Wilayah Surabaya) viral di aplikasi perpesanan. Dalam video viral tersebut, terlihat sejumlah massa membawa petasan dan melemparnya.

Kabag Ops Polrestabes Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Eko Nur Wahyudiono membenarkan peristiwa ini. Eko menyebut ada sekitar 100 pemotor yang memancing keramaian di pos penyekatan.

"Tadi sekitar 100-an sepeda motor," kata Eko saat dikonfirmasi detikcom di Surabaya, Selasa (22/6/2021).

Eko juga mengatakan mereka bukan pekerja, pihaknya juga belum tahu massa dari kelompok mana. Eko menyebut belum terdeteksi dari mana asal massa tersebut.

"Bukan pekerja. Tidak terdeteksi (Dari mana)," pungkasnya.

Baca juga: Viral Massa Lempari Pos Penyekatan Suramadu dengan Petasan

Dari informasi yang dihimpun detikcom, kejadian ini terjadi sekitar pukul 04.30 hingga 05.00 WIB. Ada tiga video yang viral di aplikasi perpesanan.

Dalam video pertama berdurasi 29 detik, terdengar ada dua kali letusan petasan. Sementara petugas dari TNI berusaha menghalau sejumlah massa yang datang menggunakan sepeda motor. Massa terlihat mendatangi petugas dan menggas motornya hingga terdengar bunyi nyaring dari knalpot brong.

Petugas di lokasi berusaha mengejar massa namun massa yang menaiki sepeda motor langsung melaju kencang dan terus membunyikan knalpot motornya. Keriuhan massa, petugas hingga letupan petasan juga terdengar bersahutan.

Lalu di video kedua berdurasi 25 detik, terdengar lagi bunyi petasan. Ada pula beberapa TNI yang tampak mendatangi massa. Terdengar pula riuh massa dan petugas yang bersahutan.

"Massa berkumpul di belakang BPBD," ujar suara dalam video kedua yang diterima detikcom di Surabaya.

Sedangkan di video ketiga berdurasi 28 detik, suara petasan terdengar dua kali. Suasana nampak di sekitar tenda pos penyekatan. Ada sejumlah petugas yang meneriaki massa menggunakan motor yang disahuti dengan bunyi petasan hingga teriakan massa dalam bahasa Madura pun terdengar nyaring.

(fat/fat)