Promosi Melalui Digital Video Penting untuk Pasarkan Produk UMKM

Esti Widiyana - detikNews
Selasa, 22 Jun 2021 09:21 WIB
wokrshop e-Smart, kemenprin mengajarkan UMKM di Jawa Timur untuk mempromosikan produk mereka melalui video
Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Produk UMKM saat ini tengah naik daun dan banyak dicari. Sebab, banyak produk yang dijual dikemas dan dibuat dengan modern hingga kekinian. Oleh karena itu, penting bagi pelaku UMKM mempromosikan produk melalui digital video.

Melalui wokrshop e-Smart, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajarkan UMKM di Jawa Timur untuk mempromosikan produk mereka melalui video. UMKM diajakan teknik pengambilan gambar video yang menarik konsumen melalui HP.

Pemateri dari Relawan Tekonologi Informasi dan Komunikasi, Naafilah Rodliyah mengatakan, bahwa pada saat workshop difokuskan pada teknik pembuatan video dan editing video. "Jadi kami mengajarkan para pegiat UMKM/IKM bagaimana cara membuat video branding produk. Misalnya, bagaimana merekam proses pembuatan produk, merekam cara kerja produknya, dan merekam detail-detail produknya," kata Naafilah, Selasa (22/6/2021).

Naafilah menjelaskan, tentang bagaimana proses perekaman sederhana menggunakan gadget. Namun hal tersebut tak mudah diajarkan kepada para peserta. Pasalnya, kebanyakan para peserta masih awam terhadap dunia videografi dan editing video.

Agar para peserta mudah memahami proses pengambilan video produk, Naafilah mencontohkan dengan video yang sudah jadi pada tayangan Youtube. "Jadi tadi diputerin dulu video yang sudah jadi, kemudian saya jelasin satu persatu tekniknya. Misalnya, mulai pengambilan angel, latar belakang cahaya, dan cara memberikan keterangan pada video," ujarnya.

Supaya lebih mudah dipahami, Naafilah mencotohkan proses perekaman video dan editing video menggunakan handphone dan editing sederhana dengan aplikasi android. Menurutnya, promosi menggunakan video penting bagi UMKM untuk branding produknya.

"Karena kan video itu lebih enak dipahami dan menarik anak muda juga. Jadi lebih simpel tanpa harus dijelaskan. Selain itu, kami juga ingin para pegiat UMKM/IKM ini bisa bersaing dengan anak-anak muda dalam hal branding produknya," jelasnya.

Salah satu peserta, Suharyono mengaku kesulitan dalam pengambilan gambar bergerak. Setelah mengikuti workshop tersebut, Ia mulai paham bagaimana pengambilan detil gambar, gerakan, dan cara editing sederhana.

"Ternyata susah susah gampang, dan nggak asal merekam. Paling susah itu ngeditnya," pungkasnya.

(fat/fat)