Warga Madura Rusak Pos Penyekatan Suramadu, Ini Alasannya

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 13:29 WIB
Surabaya -

Puluhan pengendara melakukan perusakan di penyekatan Suramadu sisi Surabaya sekitar pukul 03.00 WIB. Polres Pelabuhan Tanjung Perak menindaklanjuti aksi perusakan berujung kericuhan itu.

"Sedang kita tindaklanjuti. Kepada pihak yang tadi kita beri pelayanan dan saat ini sedang kita tindaklanjuti," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum kepada wartawan di penyekatan Suramadu, Jumat (18/6/2021).

Namun Ganis tidak menyebutkan berapa orang yang sudah dimintai keterangan. Tetapi pihaknya sedang menindaklanjuti aksi perusakan tersebut.

Baca juga: Geger Video Warga Madura Rusak Pos Penyekatan Suramadu

"Bukan diamankan. Kami masih mintai keterangan dulu. Masih kita tindaklanjuti sambil menunggu perintah pimpinan," ujarnya.

Ganis mengatakan, alasan puluhan pengendara melakukan perusakan di pos penyekatan Suramadu sisi Surabaya karena ingin cepat dilayani. Pihaknya langsung bergerak cepat saat kejadian tersebut.

"Alasannya cepat-cepat, buru-buru untuk bekerja. Semua ingin cepat ingin dilayani karena mengejar bekerja. Kita sampaikan, jika mengetahui rapid antigen berlaku 2x24 jam. Kemudian mereka kembali mengetahui surat rapid mau habis sementara pos penyekatan 24 jam. Silahkan minta dilayani supaya besok tidak terjadi penumpukan," jelas Ganis.

Baca juga: Polda Jatim Tambah Personel Antisipasi Perusakan Pos Penyekatan Suramadu

Ia juga menegaskan, sesuai perintah, penyekatan Suramadu berlangsung 24 jam. Baik yang menuju Madura maupun menuju Surabaya.

"Semua dalam rangka mobilitas cukup tinggi, angka penyebaran (COVID-19) tambah belum ada penurunan. Antisipasi kita lakukan. Anggota bertugas 24 jam. Tadi pagi volume kendaraan yang mungkin di luar prediksi kita," katanya.

Sementara untuk penambahan personel, pihaknya menunggu petunjuk dari pimpinan. "Kita menunggu petunjuk dari pimpinan, dan akan dievaluasi berapanya," pungkasnya.

(sun/bdh)