4 PSK dan 7 Pemandu Lagu Diamankan Saat Razia Warung Remang-remang

Eko Sudjarwo - detikNews
Selasa, 15 Jun 2021 10:08 WIB
Razia Malam, 4 PSK dan 7 Pemandu Lagu Diamankan
Foto: Istimewa (Dok Satpol PP Lamongan)
Lamongan -

Empat pekerja seks komersial (PSK) dan tujuh pemandu lagu diamankan saat razia warung remang-remang di Lamongan. Razia ini dilakukan petugas gabungan, terdiri dari Satpol PP, Sat Sabhara dan Garnisun.

Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Lamongan, Umar Syahid membenarkan jika pihaknya menggelar razia warung remang-remang yang meresahkan masyarakat. Sasaran razia ini, menurut Umar, adalah warung remang-remang yang berada di kawasan pantura Lamongan dan di sekitar kota.

"Operasi kami gelar pada Selasa dini hari tadi, gabungan antara Satpol PP Lamongan, Sat Sabhara dan Garnisun," kata Umar Syahid kepada wartawan di kantornya, Selasa (15/6/2021).

Umar mengatakan dalam operasi gabungan ini pihaknya mengamankan empat PSK di Desa Tlogosadang dan 7 orang pramusaji atau pemandu lagu di Desa Banjarwati. Keduanya berada di wilayah Kecamatan Paciran, Lamongan.

Usai terjaring razia, para PSK dan pemandu lagu ini diminta membuat surat pernyataan bermaterai sebelum diserahkan ke Dinsos Lamongan.

"Untuk PSK dan pemandu lagu kita buatkan pernyataan dan diserahkan ke Dinsos untuk mendapatkan pembinaan," ujar Umar.

Selain dua tempat yang berada di wilayah Pantura, lanjut Umar, pihaknya juga menggelar razia di salah satu warung miras di kawasan Kalikapas, Kecamatan Lamongan. Di warung miras ini, petugas menyita sedikitnya 200 botol miras berbagai jenis yang siap jual. Pemilik miras ini dijerat pidana dengan sanksi, karena ada pelanggaran sesuai Perda No 4 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Untuk pemilik minuman beralkohol hari ini kita panggil mas, dan kita tindak sesuai dengan Perda miras," tegasnya.

Umar menambahkan, operasi dan razia serupa akan terus dilakukan di hari dan waktu acak dengan sasaran acak di semua kecamatan yang ada di Lamongan. Umar berharap masyarakat bisa melaporkan ke petugas jika menemui ada kajadian serupa di wilayahnya.

"Barang bukti yang diamankan dibawa ke Kantor Satpol PP untuk kami musnahkan," pungkasnya.

(fat/fat)