Kades di Lamongan Zina dengan Istri Orang

Eko Sudjarwo - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 14:25 WIB
Seorang kades di Lamongan dilaporkan membawa lari istri orang. Ia merupakan seorang kades di Kecamatan Turi berinisial SB (40).
Jumpa pers Polres Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo/detikcom
Lamongan -

Seorang kades di Lamongan dilaporkan membawa lari istri orang atau melakukan perzinaan. Ia merupakan seorang kades di Kecamatan Turi berinisial SB (40).

SB memiliki istri. Namun ia nekat melakukan persetubuhan dengan seorang perempuan yang juga sudah bersuami. Perzinaan sang kades dibongkar Satreskrim Polres Lamongan, atas laporan suami dari perempuan tersebut.

"Atas laporan itu, kami kemudian melakukan penggerebekan. Saat itu, kami juga berkoordinasi dengan perangkat RT, RW dan tokoh masyarakat desa setempat," kata Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana didampingi Kasat Reskrim AKP Yoan Septi Handri, Senin (14/6/2021).

Miko mengungkapkan, penggerebekan berlangsung agak lama karena semua pintu rumah sang kades dalam keadaan terkunci. Saat bisa masuk, pihaknya tidak menemukan SB dan hanya menemukan sang perempuan yang berinisial R (30).

"Tidak ingin kehilangan momen, semua sudut dan ruangan termasuk kolong tempat tidur jadi sasaran pencarian polisi. Polisi juga berusaha melebarkan pencarian sampai ke dapur dan ke kamar mandi," ujarnya.

Upaya polisi membuahkan hasil. SB ditemukan polisi saat bersembunyi di atas plafon rumahnya. SB kemudian diminta turun dari atas plafon rumah, dan pasrah ketika melihat anggota Satreskrim Polres Lamongan. Ia lalu digelandang ke Mapolres Lamongan bersama selingkuhannya, R.

"Hasil pemeriksaan, R mengaku sudah menikah siri dengan oknum kades tersebut. Meski masing-masing masih berstatus punya pasangan suami dan istri sah," terang Miko.

AKP Yoan menambahkan, pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan lanjutan. Sang kades memang tidak ditahan tapi yang bersangkutan wajib lapor 2 kali dalam seminggu sampai proses hukum selanjutnya.

"Pasal yang akan disangkakan adalah Pasal 284 KUHP dengan ancaman hukuman 9 bulan penjara," imbuhnya.

Disinggung status kades dengan istri sahnya, Miko mengaku akan berkoordinasi dengan Pemkab Lamongan. Hasil pemeriksaan lanjutan, tersangka mengakui sudah menjalin hubungan selama 2 bulan.

"Kami masih terus melakukan penyelidikan," tegasnya.

Informasi yang dihimpun, terbongkarnya perselingkuhan ini bermula ketika suami R menaruh rasa curiga terhadap istrinya. Waktu itu R secara diam-diam sering telepon maupun video call dengan laki-laki lain.

Suami R juga pernah memergoki mereka keluar secara diam-diam dan pernah mengingatkan istrinya. Namun tak diindahkan hingga berujung pertengkaran pada April lalu, di mana R meninggalkan rumah dan memilih tinggal serumah dengan SB hingga digerebek oleh polisi.

Simak juga 'Kades di Pasuruan Digerebek Suami Sedang Berduaan dengan Staf Desa':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)