Hari Ini Pengumuman Hasil SBMPTN, 500 Ribu Peserta Tak Lolos

Esti Widiyana - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 11:36 WIB
Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai penilaian SBMPTN telah selesai dilaksanakan. Ketua LTMPT, Prof Moh Nasih mengatakan, pihaknya mempertimbangkan beberapa kondisi yang dapat menggugurkan penerimaan serta.
Ketua LTMPT, Prof Moh Nasih/Foto: Tangkapan Layar
Surabaya -

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) akan mengumumkan hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) hari ini pukul 15.00 WIB. Para peserta dapat melihat pengumuman di laman utama LTMPT https://pengumuman-sbmptn.ltmpt.ac.id.

Tak hanya melalui website LTMPT, peserta juga dapat mengakses link mirror sejumlah universitas. Di antaranya https://sbmptn.unair.ac.id, https://sbmptn.its.ac.id, https://sbmptn.unesa.ac.id, https://sbmptn.upnjatim.ac.id.

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai penilaian SBMPTN telah selesai dilaksanakan. Ketua LTMPT, Prof Moh Nasih mengatakan, pihaknya mempertimbangkan beberapa kondisi yang dapat menggugurkan penerimaan serta.

"Ada 500 sekian ribu peserta yang belum beruntung lulus dalam SBMPTN kali ini. Artinya, yang tidak lulus sesungguhnya bukan tidak pintar. Karena selisih nilainya hanya tipis-tipis saja. Daya tampung terbatas, tidak semua bisa lulus," kata Nasih, Senin (14/6/2021).

Selain itu, ada faktor lain yang membuat peserta tidak lolos. Salah satunya pemakaian foto peserta yang tidak sesuai standar. "Ada sekitar 122 foto yang tidak sesuai standar yang digunakan peserta. Seperti foto selfie, foto rame-rame, foto di foto. Mohon maaf yang seperti itu kita keluarkan dan diskualifikasi terlepas dari hasil UTBK-nya," ujarnya.

"Ada peserta lain yang melakukan pelanggaran atas aturan UTBK, 191 peserta. Sehingga total ada pelanggaran yang didiskualifikasi pada kesempatan ada 313, dalam ujian penggunaan foto dan lainnya 'kecurangan' atau ketidaksesuaian yang berlaku, nyontek, ngomong dengan peserta sebelah, membawa alat komunikasi dan lainnya, yang tidak sesuai aturan harus didis dan sanksi," jelasnya.

Nasih juga menjelaskan, kejadian tersebut juga terjadi pada tahun lalu. Bahkan jumlah peserta yang didiskualifikasi karena foto mencapai 1.000. Terkait penerimaan, berdasarkan golden ticket menjadi wewenang tiap kampus. Pertimbangan golden ticket tidak akan mengurangi daya tampung yang sudah diumumkan.

"Misalkan FK (Fakultas Kedokteran) menerima 75, kalaupun ada yang memperoleh golden ticket maka akan kami tambahkan daya tampungnya. Demikian dengan jurusan yang lain, secara otomatis tetap kita tambahkan," jelasnya

Selain itu, pengumuman SBMPTN tahun ini bersifat individual. Artinya, hanya bisa diakses peserta masing-masing.

"LTMPT tidak akan menyampaikan pengumuman melalui sekolah ataupun media," pungkasnya.

(sun/bdh)