Tinjau Vaksinasi, Gubernur Sebut COVID-19 di Sumenep BOR ICU Nol-Isolasi 19%

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 18:19 WIB
Forkopimda Jawa Timur, meninjau vaksinasi massal ini dilaksanakan di Pendopo Agung Keraton, Kabupaten Sumenep, Madura.
Foto: Istimewa (Dok Polda Jatim)
Surabaya -

Forkopimda Jawa Timur meninjau vaksinasi massal ini dilaksanakan di Pendopo Agung Keraton, Kabupaten Sumenep, Madura. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, kondisi pengendalian COVID-19 di Sumenep sangat bagus. Selain itu, BOR ICU nol dan BOR Isolasi 19 persen, sedangkan standart WHO 60 persen.

"Untuk menjaga mewujudkan kekebalan komunitas hard komuniti diharapkan bisa diikuti oleh seluruh warga masyarakat Sumenep. Seluruh vaksinator, pemberi layanan kesehatan supaya sinergi semua pihak melakukan penyegeraan pelaksanaan vaksinasi," kata Gubernur Khofifah, Minggu (13/6/2021).

Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal, Khofifah didampingi Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Forkopimda Sumenep, Bupati, Dandim dan Kapolres.

Vaksinasi massal dilakukan di 5 lokasi berbeda. Di antaranya, Pendopo Agung Keraton, Kantor Pemkab, Polres, Kodim dan Puskesmas Pamolokan. Jumlah peserta mencapai 1.500 orang, setiap lokasi berjumlah 300 orang. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kerumunan pada saat dilaksanakan vaksinasi.

Sementara Kabupaten Bangkalan, ada 4 kecamatan yang masuk kategori zona merah. 4 Kecamatan yang menjadi proses perhatian yakni Kecamatan Geger, Klampis, Arosbaya dan Bangkalan.

"Semua pendekatan sudah dilakukan, pak pangdam melibatkan banyak tim dan pak kapolda juga melibatkan banyak tim. Proses penebalan bisa memberikan pelayanan lebih cepat sudah dilakukan," ujarnya.

Pemprov Jatim sudah menurunkan tim dalam pelaksanaan. Khofifah ingin memastikan, bahwa seluruh puskesmas harus bisa memberikan layanan kepada masyarakat dan tidak boleh ada layanan kesehatan yang terhenti.

"Seperti misalnya ibu-ibu jangan sampai kesulitan mendapatkan layanan persalinan. Seperti rawat jalan dipastikan bahwa berjalan seperti semula, sehingga tim dokter dari kodam, polda dan pemprov menangani di masing-masing puskesmas," pungkasnya.

Simak video 'Keterisian Ruang Isolasi-ICU Naik 100%, Menkes Minta IDI Bersiap':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)