Kasus COVID-19 Membeludak, RSLI Surabaya Tambah Bed hingga Nakes

Faiq Azmi - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 13:53 WIB
Penanggung Jawab RSLI dr Laksma Nalendra
RS Lapangan Indrapura (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Pasien di RS Lapangan Indrapura (RSLI) terus bertambah. Tercatat, pada Minggu (13/6) pagi, jumlah pasien yang dirawat sebanyak 328 pasien. Sedangkan kapasitas bed 400 unit. Kini, RSLI menambah bed hingga menjadi 475 unit.

Penanggungjawab RS Lapangan Indrapura, Laksamana Pertama TNI Dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, pihaknya menambah kapasitas bed dari awalnya 400 menjadi 475 mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19.

"Ada ruang akupuntur, nanti kita optimalkan untuk bed pasien. Bisa sampai 75 bed (Tambahan)," ujar Naledra saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (13/6/2021).

Bed di RSLI sendiri saat ini berjumlah 400, dan telah diisi 328 pasien. Artinya, tersisa 72 bed kosong di RSLI. Selain bed, RSLI juga berencana untuk menambah personil tenaga kesehatan. Keputusan itu diambil, usai adanya lonjakan kasus di Bangkalan.

"Karena RSLI ini RS penyangga kenaikan kasus COVID-19 di Bangkalan. Kita juga sudah rapatkan bersama dengan BNPB, Satgas Jatim Jumat (11/6). Kita akan tambah nakes. Pada intinya, kita siap memberikan pelayanan terbaik," terangnya.

Untuk jumlahnya, jelas Nalendra, masih menunggu berapa nakes yang tersedia untuk ditambah ke RSLI. Nalendra menambahkan, mayoritas pasien yang dirawat di RSLI berasal dari klaster Bangkalan, penyekatan Suramadu, serta PMI/TKI.

"Kondisi saat ini sudah 328 pasien yang dirawat di RSLI, terdiri pasien Pekerja Migran Indonesia (PMI) 80 orang, pasien klaster ponpes 14 orang, pasien dari klaster Madura 149 orang dan pasien umum 85 orang," ujarnya.

Kasus aktif COVID-19 di Jatim sendiri saat ini sebanyak 2.731. Meningkat 80 persen sejak awal lebaran yang berkisar 1.500-an kasus aktif COVID-19.

Simak juga 'Muncul Klaster Pekerja di Lamongan, 15 Orang Positif-1 Meninggal':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)