Pria di Lumajang Terbakar Cemburu hingga Bacok Selingkuhan Istri

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Jumat, 11 Jun 2021 20:13 WIB
Pria di Lumajang terbakar cemburu hingga membacok selingkuhan istri. Korban mengalami luka parah.
Pria di Lumajang yang membacok selingkuhan istri (tengah)/Foto: Nur Hadi Wicaksono/detikcom
Lumajang -

Pria di Lumajang terbakar cemburu hingga membacok selingkuhan istri. Korban mengalami luka parah.

Korban yakni WG (53) warga Desa Kebonsari, Kecamatan Yosowilangun. Korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto Lumajang untuk mendapatkan perawatan medis.

Korban yang diduga sebagai selingkuhan istri pelaku itu mengalami luka bacok di bagian perut, punggung dan tangannya. Sementara pelaku pembacokan yakni MH (46), warga Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, Lumajang.

Pembacokan dilakukan di depan rumah korban. Tak berselang lama usai membacok korban, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai sopir truk tersebut akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Yosowilangun. Lalu pelaku dibawa ke Mapolres Lumajang untuk proses lebih lanjut.

"Setelah membacok korban, pelaku langsung menyerahkan diri. Informasi perselingkuhan itu masih keterangan pelaku. Nanti akan kita dalami," ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo kepada detikcom, Jumat (11/6/2021).

Pelaku cemburu buta pada korban. Korban merupakan penjual sayur di Pasar Yosowilangun. Sama seperti istri pelaku. Pelaku geram karena korban kerap menggoda istrinya.

Sebelumnya, pelaku sempat memperingatkan korban agar tak lagi menggoda istrinya. Namun pelaku menemui korban tengah berduaan dengan istrinya di teras rumah korban. Pelaku naik pitam dan melakukan pembacokan dengan celurit.

"Korban sering mendekati istri pelaku. Sudah diperingatkan sekali ternyata korban masih mengulangi lagi. Akhirnya dilakukan pembacokan pada korban di rumahnya oleh pelaku menggunakan senjata tajam," lanjutnya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sebilah celurit yang dipakai untuk membacok korban. Kini kasus pembacokan tersebut ditangani Satreskrim Polres Lumajang.

(sun/bdh)