Penyekatan Suramadu, Pasien RS Lapangan Indrapura Naik Dua Kali Lipat

Faiq Azmi - detikNews
Kamis, 10 Jun 2021 15:52 WIB
Pasien Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Naik Dua Kali Lipat
Penanggungjawab RSLI Laksamana Pertama TNI dr IDG Nalendra (Foto: Faiq Azmi/detikcom)
Surabaya -

Pasien positif COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) terus bertambah. Pasca penyekatan Suramadu, pasien positif COVID-19 yang dirawat kini berjumlah 226 orang.

"Dari data hingga pagi tadi, ada 226 pasien yang dirawat di RSLI. Mereka ini di antaranya merupakan klaster penyekatan Madura, ada dari PMI (TKI), dan pasien umum," ujar Penanggungjawab Rumah Sakit Lapangan Indrapura, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (10/6/2021).

Nalendra menjelaskan, klaster penyekatan Suramadu atau klaster Madura yang telah dirawat di RSLI sebanyak 82 pasien. Dengan rincian 58 laki-laki dan 24 perempuan.

"65 Pasien klaster Madura nilai CT valuenya di bawah 25, sehingga akan kita kirim ke ITD Unair dan Balitbangkes untuk konfirmasi lebih lanjut, dugaan varian baru COVID-19. Dari 82 pasien itu, saat ini yang sedang dirawat 78 orang dan 4 orang dirujuk ke faskes lainnya," terang Nalendra.

Nalendra mengatakan, akan ada pasien positif COVID-19 hasil penyekatan Suramadu yang akan kembali datang ke RSLI. Kapasitas bed RSLI sendiri mampu menampung pasien hingga 400 orang.

"Sekarang terisi 226 pasien. Masih ada space 174 orang. Jika pasien sudah 300-an, sesuai ketentuan WHO dianggap penuh (70 persen kapasitas bed) tentunya akan dilakukan langkah-langkan lanjutan. RSLI juga sudah membantu meminjamkan 50 bed untuk tindak lanjut penanganan kasus Bangkalan dan penyekatan Suramadu," tandasnya.

Pasca lebaran, pasien RSLI naik sekitar 269 persen. Dari awalnya sekitar 30-35 pasien menjadi 110 pasien pada 4 Juni 2021 lalu. Usai penyekatan Suramadu, pasien RSLI melonjak hingga 226, atau naik 100 persen lebih sejak 4 Juni.

(fat/fat)