Wali Kota Surabaya Suport Bupati Bangkalan Antisipasi Lonjakan COVID-19

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Selasa, 08 Jun 2021 18:38 WIB
wali kota surabaya eri cahyadi
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom)
Surabaya -

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan terus berkoordinasi dan dengan Bupati Bangkalan Abdul Latif Imron Amin mengatasi lonjakan COVID-19 di Bangkalan. Pemkot Surabaya akan memberikan support penuh.

"Sama dengan Bupati Bangkalan, selalu saya bilang bahwa Surabaya, Bangkalan nggak bisa dipisahkan. Kita akan saling membantu, bahu-membahu menyelesaikan masalah ini," kata Eri Cahyadi kepada wartawan di Suramadu, sisi Surabaya, Selasa (8/6/2021).

Eri menjelaskan kedua daerah ini saling keterkaitan dan bisa sama-sama berdampak jika tidak ditangani secara bersama.

"Karena Surabaya bisa membawa dampak ke Bangkalan, Madura tapi lewat Bangkalan bisa dampak ke Surabaya. Jadi ini nggak bisa diselesaikan sendiri, kami sebagai pemimpin-pemimpin muda saling bahu-membahu, tidak bisa menyelesaikan di satu tempat. Tapi kita bisa saling membantu menyelesaikan COVID-19 di Surabaya maupun di Madura khususnya di Bangkalan," ungkap Eri.

Menurutnya, Menkes Budi Gunadi memberikan apresiasi kepada Kota Surabaya dan Bangkalan yang berusaha menekan penyebaran COVID-19, pasca melonjaknya kasus di Bangkalan.

wali kota surabaya eri cahyadi dan Bupati Bangkalan Abdul Latif Imron AminWalkot Surabaya Eri Cahyadi dan Bupati Bangkalan/ Foto: Deny Prastyo Utomo

"Pak menteri memberikan apresiasi kepada kita, karena kita tidak melihat satu sisi. Insya Allah penyekatan di Surabaya ini dilakukan, ketika ada yang positif maka mempermudah dari pak bupati untuk melakukan tracing di sana ataupun sebaliknya," ungkap Eri.

"Karena orang Madura tinggal di Surabaya banyak, KTP-nya Madura. Orang Surabaya KTP Surabaya tinggal di Madura. Ini kan nggak bisa dipisahkan, satu kesatuan. Jadi apa yang dibutuhkan pak bupati, seperti tadi yang saya sampaikan, ada satu pintu tempat penyekatan kita akan support penuh," lanjut Eri.

Eri juga mengaku terkait penyekatan satu pintu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan akan dirapatkan dengan Polda Jatim.

"Iya Bu Gubernur juga menyampaikan, sekarang juga lagi dirapatkan dengan pak kapolda dan pak sekda provinsi. Insya Allah kita akan support di Madura dan Madura support di Surabaya. Yang penting ini selesai semua, COVID-19 baik di Madura dan di Surabaya," tandas Eri.

(fat/fat)