Round-up

Cerita Perawat di Jombang Hamili Lalu Gugurkan Kandungan Pacar

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 06 Jun 2021 11:26 WIB
Perawat salah satu rumah sakit di Jombang diringkus polisi gara-gara nekat melakukan persetubuhan dengan gadis di bawah umur. Janji-janji palsu tersangka membuat siswi kelas 12 SMA itu rela 6 kali disetubuhi hingga hamil dan keguguran.
Perawat di Jombang yang nekat melakukan persetubuhan dengan gadis di bawah umur/Foto: Istimewa
Surabaya -

Perawat di Jombang diringkus polisi gara-gara melakukan persetubuhan dengan siswi SMA. Bahkan saat gadis itu hamil, perawat itu justru memberi obat penggugur kandungan.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan mengatakan, hubungan asmara DDS (31) dengan seorang gadis berusia 17 tahun itu sudah berjalan sekitar satu tahun. DDS bekerja sebagai perawat di RSUD Jombang. Namun, statusnya masih pegawai honorer.

Dia merayu gadis asal Kecamatan Peterongan, Jombang itu agar mau diajak berhubungan layaknya suami istri. Salah satunya dengan mengobral janji akan menikahi korban.

"Pengakuan tersangka sudah enam kali bersetubuh dengan korban. Sering kali korban diajak ke tempat kos tersangka," kata Teguh saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (5/6/2021).

Akibatnya, siswi kelas 12 SMA itu hamil. Bukannya bertanggung jawab, DDS justru menggugurkan kandungan kekasihnya yang saat itu berusia sekitar 2 bulan.

Akhir 2020, gadis yang masih lugu itu dia suruh meminum obat penggugur kandungan. DDS berdalih obat yang dia beli secara online itu untuk melancarkan haid.

"Mungkin awalnya korban mengeluh telat datang bulan, dia takut. Sama pelaku diberi obat dengan alasan untuk melancarkan haid, akhirnya sampai keguguran. Korban tidak tahu kalau yang dia minum obat penggugur kandungan," terang Teguh.

Mereka bertunangan, lanjut Teguh, dan DDS berjanji akan menikahi korban setelah Hari Raya Idul Fitri 2021. Namun hingga Lebaran berlalu, bujangan asal Kecamatan Kabuh, Jombang itu tak kunjung menepati janjinya.

Ulah DDS membuat orang tua gadis asal Kecamatan Peterongan, Jombang itu geram. "Akhirnya pelaku dilaporkan oleh orang tua korban ke kami," terangnya.

Simak juga 'Penyebar Konten Porno Siswi SMP di Tasikmalaya Ditangkap':

[Gambas:Video 20detik]