Nasabah Bumiputera di Probolinggo Protes Klaim Asuransinya Tak Kunjung Cair

M Rofiq - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 13:50 WIB
Nasabah Ansuransi Bumi Putera Probolinggo Pasang Stiker Protes Klaim Polis Tidak Kunjung Cair
Foto: M Rofiq
Probolinggo -

Puluhan nasabah asuransi jiwa (AJB) Bumiputera mendatangi kantor cabang Probolinggo. Mereka kembali menanyakan klaim asuransi yang tak kunjung cair. Mereka langsung masuk ke kantor dan menempelkan stiker berisi protes, Jumat (4/6/2021).

Mereka juga memaksa kepala cabang AJB Bumi Putera Probolinggo Kuri Junaidi, untuk menandatangani surat pernyataan tidak mencopot stiker. Namun ditolak.

"Sudah kesekian kali, para nasabah AJB Bumiputera Probolinggo, datangi kantor cabang, bahkan pernah para nasabah datangi kantor perwakilan AJB Bumiputera di Malang, namun tidak kunjung ada tanda-tanda pencairan klaim polis," kata salah satu nasabah Bumiputera, Nurul Aini (45), saat dikonfirmasi.

Merasa jengkel karena tak kunjung cair, jelas dia, dirinya bersama nasabah lain memasang stiker protes agar dana klaim polis segera dicairkan.

"Asuransi pendidikan sangat dibutuhkan untuk kelanjutan pendidikan anak," ujar salah satu nasabah AJB Bumiputera, Nurul Aini (45), saat dikonfirmasi.

Total ada 20 orang nasabah yang masuk kelompoknya yang ikut protes karena polis asuransinya tak kunjung cair. Mereka mengaku mengalami kerugian beragam mulai dari Rp 5 juta - Rp 60 juta.

Para nasabah akan mengancam melakukan aksi demo, dan setiap hari akan dipantau stiker protes agar klaim polis segera dicairkan.

"Jika stiker nanti dicopot pegawai Bumiputera yang dinas di Kota Probolinggo, kami akan melakukan demo dan protes serupa di kantor cabang Probolinggo. Tujuannya agar uangnya dicairkan, karena dana tersebut sangat dibutuhkan kami," jelas Nurul.

Sementara Kuri Junaidi, Kepala Cabang Bumiputera enggan berkomentar terkait masalah ini. Dirinya mengatakan untuk komentar dan statmen harus ada izin terlebih dulu ke pusat.

"Kami akan memberikan statement ke awak media asalkan sudah dapat izin dari pihak pusat, terkait masalah klaim polis nasabah. Dan nasabah sudah kami temui dengan baik," tegas Junaidi, saat dikonfirmasi di kantornya.

Hingga kini, total ada 300 nasabah baik di Kota/Kabupaten Probolinggo, yang belum dibayarkan klaim asuransinya. Layanan yang diberikan beragam mulai asuransi jiwa maupun asuransi pendidikan.

(fat/fat)