Kronologi Suami Bunuh Mantan Istri di Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Jumat, 04 Jun 2021 10:44 WIB
Wanita Dibunuh di Rumah Kosong, Dengan Cara Dicekik
Rumah kosong yang menjadi lokasi kejadian (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang -

Ali Muddin (39) tega membunuh mantan istrinya sendiri. Keduanya baru saja menjalani sidang perceraian. Bagaimana peristiwa pembunuhan itu terjadi?

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan pelaku mencekik korban hingga tewas. Pertengkaran hebat terjadi sebelum kejadian itu.

"Pelaku dan korban baru saja menjalani sidang perceraian. Sempat terjadi cekcok sampai berujung pertengkaran," kata Hendri Umar kepada wartawan, Jumat (4/6/2021).

Tempat kejadian disebut Hendri merupakan rumah dari kerabat pelaku. Awal mula kejadian, pelaku menjemput korban yang bernama Wiwik Lestari (30) ke rumah orang tuanya untuk pergi berdua sore hari.

Setelah bertemu, mereka kemudian memutuskan untuk berkunjung ke rumah kerabat pelaku yang berada di Dusun Krajan, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Akhirnya mereka tiba di rumah kosong yang menjadi lokasi kejadian. Rumah itu adalah milik kerabat pelaku sehingga pelaku memiliki akses masuk ke dalam rumah.

"Saat itu, sekitar pukul 17.00 WIB, pelaku mengajak korban ke TKP, yang merupakan rumah milik kerabatnya. Korban awalnya dijemput dari rumah orang tuanya untuk pergi berdua," beber Hendri.

Pertengkaran pecah antara pelaku dan korban ketika mereka berada di rumah tersebut. Korban dituduh selingkuh hingga membuat hubungan keduanya renggang.

Namun, korban membantah dan tak mau mengakui tudingan bahwa telah berselingkuh. Pertengkaran hebat terjadi, sampai berujung hilangnya nyawa korban.

"Mereka bertengkar, sampai baku pukul. Kemudian pelaku mencekik korban sampai duduk tak berdaya dan meninggal dunia," ungkap Hendri.

Dari pernikahan mereka, lanjut Hendri, keduanya dikaruniai dua orang anak. Mereka masih sering bertemu saat proses maupun ketika mereka sudah bercerai.

"Surat cerai keluar pada 18 Mei 2021. Tapi keduanya sering keluar berdua, dengan alasan mau membelikan kebutuhan anak-anaknya," tutur Hendri.

Korban diketahui meninggal dengan bekas luka cekikan. Pelaku dijerat pasal 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

(iwd/iwd)