Saat Rudal TNI AD Hancurkan 'Pesawat Musuh' di Wilayah Udara RI

Nurhadi Wicaksono - detikNews
Kamis, 03 Jun 2021 15:27 WIB
latihan menembak Pussenarhanud
Personel Pussenarhanud menembakkan senjata pada latihan menembak senjata berat (Foto: Nurhadi Wicaksono)
Lumajang - Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Pussenarhanud) TNI AD menggelar Latihan Menembak Senjata berat (Latbakjatrat) terintegrasi. Latihan ini digelar di Air Weapon Range (AWR) di Desa Pandan Wangi, Kecamatan Tempeh Lumajang.

Dalam latihan tersebut disimulasikan dua pesawat tempur musuh jenis super tocano terbang memasuki wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Keberadaan dua pesawat tersebut terpantau radar CM 200 (shikra) yang mampu menjangkau hingga jarak 250 km.

Setelah dilakukan koordinasi, Pasukan Arhanud yang menerima perintah kemudian melakukan penembakan ke pesawat menggunakan meriam hingga rudal mistral dan strastreak hingga akhirnya dua pesawat musuh tersebut hancur berkeping-keping.

latihan menembak PussenarhanudFoto: Nurhadi Wicaksono

Latihan tersebut melibatkan ratusan personel dari sejumlah Batalion Arhanud serta puluhan alat utama sistem persenjataan yang dimiliki Pussenarhanud berupa Rudal mistral atlas, Strastreak, MCP, LML, MMS serta serta meriam kaliber 20 mm, 23 mm, 40 mm dan 57 mm serta Radar shikra yang mampu menjangkau hingga jarak 250 km.

"Latihan menembak senjata berat terintegrasi hasilnya sudah jauh dibandingkan tahun lalu sekarang kelebihannya dintegrasikan dengan korhanudnas dengan TNI AU yang mengemas semua kompenen senjata arhanud dijadikan satu " ujar Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Anto Mukti Putranto kepada detikcom, Kamis (3/6/2021).

Kegiatan latihan tersebut dilaksanakan selama tiga hari mulai 2 - 4 Juni 2021. Latihan tidak hanya dilakukan pada siang hari namun juga pada saat malam hari guna melatih profesionalisme para prajurit Arhanud TNI AD.

Dengan adanya latihan tersebut diharapkan personel Arhanud selalu siap untuk mempertahankan wilayah udara Indonesia dari ancaman musuh dengan menggunakan alutsista yang dimiliki.

"Pertahanan udara adalah hal yang penting bagi Indonesia. Kita sudah punya radar dengan kemampuan jangkauan 250 km dan nantinya akan terus ditingkatkan kemampuan dan daya jangkauannya. Kesenjataan Arhanud untuk mendukung tugas pokok TNI " pungkas Letjen Anto.

Lihat juga Video: Detik-detik Rudal Penerbang TNI AU Kena Target di Permukaan

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)