2 Kasus Gantung Diri di Lamongan Dalam Sehari, 1 Korban Tinggalkan Wasiat

Eko Sudjarwo - detikNews
Senin, 31 Mei 2021 14:38 WIB
bunuh diri di lamongan
Korban tinggalkan surat wasiat (Foto: Eko Sudjarwo/detikcom)
Lamongan -

Dalam sehari, ada dua kasus bunuh diri di Lamongan. Keduanya tewas dengan cara gantung diri. Salah satunya meninggalkan surat wasiat.

Aksi bunuh diri pertama terjadi di Kecamatan Kedungpring. Korban yakni M (41), warga Kecamatan Modo yang berdomisili di Kecamatan Kedungpring. Korban ditemukan tewas tergantung di belakang rumah warga.

"Pada Senin pagi, istri korban mencari korban karena tidak ada di rumah dan korban ditemukan gantung diri di pojok belakang rumah tetangganya dan sudah dalam keadaan tak bernyawa," kata Kapolsek Kedungpring AKP Yanti Bekti Hartini usai kejadian, Senin (31/5/2021).

Korban diduga nekat mengakhiri hidup lantaran tidak sanggup menanggung utang yang membelitnya. Ada bukti tulisan dalam amplop yang ditemukan tak jauh dari korban tewas tergantung. Amplop itu berisi tulisan tangan 'Utange sauri yo Dek, iku tok jalokanku' (Utangnya bayar ya Dik, hanya itu saja permintaanku). Di dalam amplop diselipkan uang sebanyak Rp 455 ribu.

"Di TKP kami temukan tali plastik warna biru dengan panjang 180 cm dan sarung garis warna cokelat muda serta tangga bambu dengan panjang 408 cm," ujar Yanti.

Yanti mengungkapkan, amplop berisi uang dan tulisan tangan tersebut diduga sengaja ditinggalkan korban dan ditujukan pada istrinya. "Teriakan dari istri korban ini didengar para tetangga yang kemudian berlanjut dengan melapor ke Polsek Kedungpring," terangnya.

Lihat juga video 'Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Tergantung di Pasar':

[Gambas:Video 20detik]